Jatah Dana Desa untuk Rembang Menjadi Rp621 Juta

Jumat, 3 April 2015 | 17:45 WIB
Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Setiap desa di Kabupaten Rembang bakal menerima alokasi lebih besar dana dari Pemerintah pada tahun ini. Nilai jatah per desa menjadi rata-rata sekitar Rp621 juta. Jatah anggaran ini berasal dari APBD dan APBN.

Menurut Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz, alokasi dana desa dari Pemerintah Pusat tahun ini, awalnya hanya Rp39,1 miliar. Namun Menteri Keuangan RI menetapkan tambahan jatah Rp58 miliar untuk Rembang melalui APBN Perubahan 2015. Kucuran alokasi dana desa dari Pusat pun menjadi Rp97,1 miliar.

Di luar dana dari APBN itu, Pemkab Rembang juga akan mengucurkan alokasi dana desa sebesar Rp81,3 miliar. Dengan demikian, jika ditotal, maka akan ada kucuran dana Rp180 miliar untuk 287 desa di kabupaten ini. Apabila dibagi rata, tiap desa bisa menerima jatah Rp621 juta.

“Kita kemarin sudah ada ketetapan dari Menteri Keuangan, Rembang dapat (jatah anggaran) menjadi Rp97 miliar. Itu di luar ADD (dari Pemkab). ADD ini lebih dari Rp80 miliar,” terangnya.

Selain alokasi dana desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal juga menggelontorkan anggaran pendampingan sebesar Rp300 juta. Plt Bupati menyebutkan, dana tersebut untuk pengembangan badan usaha milik desa atau BUMDes.

Dia menekankan, kucuran dana desa dan pendampingnya merupakan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dengan kucuran dana yang cukup banyak, Hafidz berharap agar kesejahteraan di desa kian meningkat.

Namun Hafidz mewanti-wanti setiap kepala desa agar berhati-hati dalam menggunakan anggaran. Jangan sampai tergoda untuk menggunakan uang itu guna keperluan lain di luar ketentuan. Apalagi setiap rupiah uang Negara harus dipertanggungjawabkan.

“Ini dampak dari UU Nomor 6 (Tahun 2014) tentang Desa. Pemerintah wajib membiayai kepentingan desa. Namun saya pesan, hati-hati. Jangan dipakai kluyuran,” tegasnya mewanti-wanti.

28 November 2014, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Akhsanuddin mengatakan, setiap desa akan menerima sepuluh persen dari Dana Perimbangan Pemerintah Pusat yang telah dikurangi dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) atau sebesar rata-rata Rp250 juta per desa.

Setiap desa juga akan menerima 10 persen dari retribusi dan pajak yang besarnya rata-rata Rp21 juta per desa. Yang ketiga, tiap desa akan menerima dana trasfer dari Pusat ke desa sebesar rata-rata Rp125-130juta. Jika ditotal, besarnya jatah per desa, rata-rata sekitar Rp400 juta.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan