Jaringan Beres, Warga Ngotoko Minta Diprioritasi Meter Listrik

Jumat, 28 November 2014 | 16:11 WIB

 

Masid di Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. (Foto: Pujianto)

Masid di Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. (Foto: Pujianto)

 
BULU, mataairradio.com – Jaringan listrik desa (Jalides) di Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu, sudah tuntas terpasang. Warga di dusun yang berpuluhan tahun hidup tanpa listrik ini, kini tinggal menanti pengedropan meteran dari pihak PT PLN (Persero) dan meminta diprioritaskan.

“Pal dan jaringan sudah selesai, tinggal menunggu serah terima dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ke pihak PLN. Meteran (listrik) belum. Warga sudah kita daftarkan. Dari 66 rumah tangga, hanya 53 yang daftar pasang listrik. Sisanya nunut yang lain karena nggak ada biaya,” ungkap Kusman, Kades Pasedan.

Menurutnya, harapan agar 53 rumah tangga yang masuk daftar tunggu diprioritaskan oleh PLN, adalah demi segera memberi warga kehidupan yang lebih baik.

“Sebab, yang ditunggu warga Ngotoko selama ini, paling utama adalah listrik,” tandasnya.

Kusman menyebutkan, dari 53 rumah tangga yang mendaftar pasang baru listrik, hanya dua yang meminta meter dengan daya 900 watt. Sisanya mendaftar pasang listrik bermeter 450 KVA.

“Kami dan warga berharap, listrik di Dusun Ngotoko bisa menyala sebelum Tahun Baru 2015,” tegasnya.

Manajer PT PLN (Persero) Rayon Rembang Jarmuji mengaku siap untuk mempriotaskan pemasangan listrik bagi para pelanggan baru di Ngotoko. Hanya saja, tidak semua pemasangan meter listrik di rumah warga tersebut, bisa dipercepat.

“Kalau yang daya 900 watt, meteran kita siap, sehingga bisa kita percepat. Tetapi untuk yang 450 watt, kita tahu bersama, meternya dibatasi oleh PLN. Ini kita juga mau cepat, tetapi kuota pengiriman material (meteran) ke setiap rayon, dibatasi,” terangnya.

Pihaknya berharap kepada Pemerintah Desa Pasedan untuk berkirim surat kepada PT PLN (Persero) Area Kudus atau Distribusi Jateng-DIY guna upaya mempercepat pengiriman dan pemasangan meter di rumah para pelanggan baru di Ngotoko.

“Kirim surat saja ke PLN. Jumlah yang mau pasang dan nama-namanya. Itu upaya untuk mempercepat. Meternya tidak akan pasca-bayar, tetap prabayar semua nanti,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan