Puluhan Siswa Uruk Jalan Berlubang Pantura Rembang

Jumat, 24 Januari 2014 | 16:42 WIB
Jalan berlubang di kawasan pertigaan menuju sekolah SMP An-Nawawiyah diuruk menggunakan tanah bercampur pecahan batu bata merah yang tercecer di utara jalan. (Foto:MataAirRadio.net)

Jalan berlubang di kawasan pertigaan menuju sekolah SMP An-Nawawiyah diuruk menggunakan tanah bercampur pecahan batu bata merah. (Foto:MataAirRadio.net)

REMBANG, MataAirRadio.net – Puluhan siswa dari SMP An-Nawawiyah Tasikagung tampak menguruk belasan jalan berlubang di Jalur Pantura Rembang, Jumat (24/1) pagi. Jalan berlubang di kawasan pertigaan menuju sekolah itu diuruk menggunakan tanah bercampur pecahan batu bata merah yang tercecer di utara jalan.

Prakarsa tersebut bermula dari insiden pengendara sepeda motor terjatuh, setelah terperosok jalan berlubang. Pengurukan ini adalah yang kali kedua dan direncanakan berlanjut. Ahmad Choirul Anam, salah satu guru SMP tersebut mengatakan, kegiatan spontan itu guna melatih kepekaan siswa terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Menurutnya, langkah kepedulian ini sebelumnya sudah dikonsultasikan kepada Kepala Sekolah. Meski tidak semua jalan berlubang mampu ditutupi, namun setidaknya, jumlahnya berkurang dan bisa menekan angka kecelakaan di ruas Jalan Diponegoro itu.

Kepala Unit Kecelakaan pada Satuan Lalu Lintas Polres Rembang Iptu Muhammad Ismail mengaku mengapreasi kepedulian para siswa itu. Namun dia mengingatkan agar tidak menguruk lubang jalan hanya dengan tanah. Namun jika tanah bercampur pecahan bata merah dan batu bisa dilakukan.

Kanitlaka membenarkan, kondisi ruas jalan Pantura Rembang, dipenuhi lubang. Pengendara perlu waspada terutama saat turun hujan. Sebab lubang jalan akan tertutup air, sehingga menyamarkan pengendara dan rentan terjatuh.

Pihaknya mencatat tiga insiden kecelakaan yang dipicu jalan berlubang. Namun beruntung para korbannya selamat. Imbauan agar hati-hati saat melintasi Jalan Pantura Rembang sudah disampaikan melalui spanduk dan siaran rutin keliling pada pagi, siang, dan sore hari.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang Suyono mengaku sudah menghubungi pihak Bina Marga guna penanganan kerusakan jalan di Jalur Pantura Rembang. Kerusakan jalan di Jalur Pantura, menurutnya, terjadi merata, tidak hanya di daerah ini. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. Ibrahim

    Januari 25, 2014 at 2:07 pm

    itukan temen-temenku! 😀

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan