Berdalih Jaga Kualitas, Pandangan-Gandrirojo Digarap Malam Hari

Rabu, 1 Oktober 2014 | 14:35 WIB
Jalan Pandangan-Sedan. (Foto:Rif)

Jalan Pandangan-Sedan. (Foto:Rif)

KRAGAN, MataAirRadio.net – Pekerjaan peningkatan jalan dengan pembetonan di ruas Pandangan-Gandrirojo akan digarap fokus pada setiap sore hingga malam hari. Cara ini ditempuh, salah satunya untuk menjaga kualitas pembetonan dan mengurangi tingkat kemacetan.

“Jalur Pandangan-Sedan ini ‘crowded’ kalau siang hari. Pekerjaan pembetonan akan dilakukan pada setiap sore hingga malam hari. (Tujuannya) agar mutu pembetonan terjaga dan tidak banyak menganggu lalu lintas,” ungkap Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Sigit Widyaksono, Rabu (1/10) pagi.

Menurutnya, jika dikerjakan pada siang hari dengan cuaca yang sangat terik seperti saat sekarang, permukaan pembetonan akan terlalu panas dan mudah pecah. Penguapan air pada pembetonan di siang hari disebutnya terlalu cepat.

“Kalau dikerjakan sore hingga malam, akan mengurangi penguapan. Jika pun terlambat mendinginkan, masih bisa segera dikejar. Lagi pula, arus lalu lintas tidak terlalu padat pada malam hari. Relatif lebih mudah mengaturnya,” katanya.

Dia menjelaskan, secara teknis pelaksanaan pembetonan akan mengadopsi metode “fast track”, sehingga tidak butuh waktu lama agar beton ditimpa oleh muatan alias bisa dilalui.

“Kalau beton rigid, secara normatif baru bisa dilalui setelah beton berumur 28 hari. Namun pada metode ‘fast track’, beton sudah bisa ditimpa muatan atau dilalui pada saat umurnya telah mencapai satu minggu. Karena hanya tujuh hari, maka lalu lintas pun tidak perlu sampai dialihkan ke ruas lain,” ujarnya.

Disinggung apakah pengerjaan proyek hanya pada sore hingga malam hari akan efektif dari sisi waktu, Sigit mengklaim akan lebih efektif. Dia juga lantas memperbandingkan pekerjaan pembetonan jalan yang ada di kota-kota besar.

“Di kota-kota besar itu kan juga pembetonan pada malam hari. Alasannya juga sama karena kalau malam, lalu-lintas bisa lebih terkendali atau tidak terlalu padat. Kalau siang susah ngatur lalu-lintasnya,” tandasnya.

Pembetonan jalan Pandangan-Gandrirojo dilakukan di sepanjang 3,5 kilometer secara spot-spot dengan lebar tujuh meter, ketebalan beton 30 centimeter, dan kekuatan beton 400 kilogram per centimeter. Pekerjaan dilakukan 90 hari dan diklaim cukup waktu alias tidak molor. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan