Hasil Audit Inspektorat di UPK Sluke Ditunggu

Jumat, 18 April 2014 | 01:09 WIB
PNPM Mandiri Perdesaan

PNPM Mandiri Perdesaan

SLUKE, MataAirRadio.net – Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kabupaten Rembang masih menunggu hasil audit Inspektorat terkait dugaan penyimpangan dana simpan pinjam yang dikelola perempuan (SPP) di UPK PNPM Mandiri Perdesaan (MP) Kecamatan Sluke.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BPMPKB Kabupaten Rembang Selamet Haryanto menjelaskan, hasil audit Inspektorat ini penting untuk membuat kepastian akhir terhadap tetap dikucurkannya anggaran tiga miliar rupiah untuk UPK Sluke pada tahun ini.

Dia menegaskan, anggaran untuk membiayai PNPM di desa-desa di Kecamatan Sluke sebenarnya telah disiapkan. Namun selagi belum ada pernyataan selesai atas persoalan di UPK itu, maka anggaran tiga miliar itu, tidak bisa dicairkan.

Pada tahun 2013, total keuntungan dari pengelolaan dana perguliran di 13 UPK di Kabupaten Rembang mencapai Rp8,8 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,6 miliar di antaranya, akan dibagi untuk dana bantuan sosial.

Sebenarnya, penggunaan total keuntungan dipakai pula untuk tambah modal UPK dan penguatan kelembagaan. Hingga 2014, nilai aset dari pengelolaan dana perguliran PNPM di Kabupaten Rembang telah mencapai sekitar Rp50 miliar.

Sebelumnya, mengantisipasi kasus pengelolaan dana SPP bermasalah di UPK lain, pihak BPMPKB telah meminta setiap pelaku PNPM agar melaksanakan kegiatan sesuai dengan petunjuk teknis dan standar operasional prosedur.

Selamet menambahkan, pembagian dana bantuan sosial tidak disalurkan serempak di setiap UPK. Ada yang sudah, ada yang baru saja, dan belum menyalurkan dana bantuan sosial ini.

UPK Bulu misalnya, Selasa (15/4) kemarin, telah membagikan bantuan 16 ekor kambing, 96 paket sembako selama enam bulan per rumah tangga sasaran, santunan terhadap 32 anak yatim piatu selama enam bulan, dan bantuan permodalan bagi 64 orang. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan