Inspektorat Segera Periksa Kades Sidomulyo

Kamis, 20 Maret 2014 | 15:33 WIB
Muhammad Labib (berbaju batik biru) dan Abdul Alim (berpeci) saat menyampaikan tembusan laporan dugaan penggelapan aset desa oleh Sarip, di DPRD Kabupaten Rembang, Selasa (18 3) kemarin. (Foto Pujianto)

Muhammad Labib (berbaju batik biru) dan Abdul Alim (berpeci) saat menyampaikan tembusan laporan dugaan penggelapan aset desa oleh Sarip, di DPRD Kabupaten Rembang, Selasa (18/3) kemarin. (Foto Pujianto)

SEDAN, MataAirRadio.net – Pemerintah Kabupaten Rembang segera melakukan pemeriksaan terhadap Sarip, Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Sedan. Sarip dilaporkan oleh warganya karena dugaan penggelapan dan penyimpangan penggunaan tanah aset desa. Namun pihak Pemkab Rembang tidak menyebutkan tanggal pastinya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Rembang Akhsanudin mengatakan, hingga Kamis (20/3) siang, belum ada petunjuk pasti mengenai tanggal dimulainya pemeriksaan terhadap Sarip selaku Kepala Desa Sidomulyo. Namun waktu itu diyakini tidak akan lama lagi.

Akhsanudin mengaku sudah menghadap Pimpinan dan sedang menanti disposisi perintah. Soal pemeriksaan oleh pihaknya bersama Inspektorat nanti, semua akan dilakukan sesuai prosedur. Pihaknya juga tak akan terpengaruh dengan isu politik yang disebut melatari laporan warga. Jika pada pemeriksaan Kades terbukti bersalah, maka akan tetap diproses lebih lanjut.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Desa Sidomulyo Muhammad Labib, menampik adanya muatan politis dibalik pelaporan warga terhadap Sarip. Pilihan warga melaporkan Kepala Desa Sidomulyo ialah murni karena tindakan kades yang dianggap sudah keterlaluan.

Tak ingin dikatakan fitnah, pihaknya juga menyertakan sejumlah bukti dalam laporan. Lantaran sudah disertai bukti-bukti, pihaknya berharap kepada pihak yang berwajib untuk mengusut kasus ini sehingga tuntas. Apalagi, galangan dukungan berupa tanda tangan dari warga yang menginginkan pengusutan kasus dugaan penggelapan aset desa oleh Sarip, juga disertakan.

Pihaknya menegaskan, tidak ada niat dari pentolan Forum Aspirasi Masyakarat Desa Sidomulyo, untuk menjegal langkap Sarip jika ingin maju lagi sebagai kades. Yang dilakukan hanya menegakkan hukum karena Sarip dituding telah merugikan desa dan negara.

Diberitakan sebelumnya, Sarip dilaporkan kepada pihak yang berwajib karena diduga menggelapkan sejumlah aset desa dan menyelewengkannya untuk kepentingan pribadi. Tembusan laporan disampaikan kepada pihak Kejaksaan Negeri, Pemkab, DPRD, dan Inspektorat Kabupaten Rembang.

Sarip diduga telah menjual tanah aset desa, tanpa disertai tukar guling. Tanah bengkok perangkat desa juga diduga dijual secara ilegal oleh Sarip. Bahkan salah satunya digunakan untuk mendirikan rumah kepala desa dan anak-anaknya. Alokasi raskin bulan Agustus 2013 pun tidak dibagikan. Selain itu, ada juga pungutan pengurusan sertifikat tanah yang mestinya gratis. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan