Ini Besaran Dividen BKK Lasem yang Disetor ke Pemkab

Rabu, 9 November 2022 | 05:45 WIB

BPR BKK Lasem menggelar Gelegar Undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamades), di Pendapa Museum Kartini, pada Selasa (8/11/2022). (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.con – PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kredit Kecamatan (BKK) Lasem, telah menerbitkan virtual account bagi para nasabahnya.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BPR BKK Lasem, Mokh Suwarno, saat acara Gelegar Undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamades), di Pendapa Museum Kartini, pada Selasa (8/11/2022).

“Digitalisasi dibutuhkan untuk kita. Jaman yang seperti ini, mau tidak mau kita harus update baik virtual account, mobile banking. Kalau dulu wilayahnya bank umum, sekarang BPR sudah dikasih kewenangan untuk menuju ke sana. Sehingga Kita tidak ketinggalan dari teknologi yang sudah ada,” jelas Suwarno.

Suwarno mengungkapkan, dalam transaksi virtual account nasabah dibebaskan biaya. Pasalnya, BPR BKK Lasem ini bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia atau BRI, sehingga dana yang ditransfer langsung masuk ke rekening nasabah.

Terkait Gelegar Undian Tamades, lebih lanjut Suwarno mengatakan, hal itu sebagai komitmen pihak managemen untuk memberikan perhatian bagi nasabah penabung. Perhatian itu berupa penghargaan bagi 50 orang yang beruntung.

Yakni dengan hadiah utama berupa satu unit mobil, tiga sepeda motor, 11 motor matic, 11 lemari es, 11 sepeda MTB dan 11 TV LED 24 inch. Dimana jumlah kupon yang diundi sebanyak 31.819.504 lembar kupon.

Sementara besaran dividen yang disetorkan ke kas pemerintah kabupaten (Pemkab) mengalami peningkatan menjadi Rp7,4 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp6 miliar.

Dalam sambutannya, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengapresiasi kegiatan gelegar undian tamades yang digelar oleh BPR BKK Lasem. Ia berharap nanti ada dua kali pengundian hadiah dalam setahun. Undian diberikan kepada nasabah penabung dan nasabah kreditur terbaik.

“Satu tahun mungkin dua kali ya. Yang satu untuk penabung. Yang satu untuk kreditur yang baik. Akhirnya nanti ya nabung, ya kredit,” ujar Bupati Hafidz.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan