Indomaret Pertigaan RSUD Kembali Dibobol Kawanan Maling

Rabu, 21 Oktober 2015 | 18:53 WIB
Toko modern berjejaring Indomaret yang berlokasi di kawasan pertigaan arah RSUD dr R Soetrasno Rembang, kembali dibobol kawanan maling, Rabu (21/10/2015) dini hari.

Toko modern berjejaring Indomaret yang berlokasi di kawasan pertigaan arah RSUD dr R Soetrasno Rembang, kembali dibobol kawanan maling, Rabu (21/10/2015) dini hari. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Toko modern berjejaring Indomaret yang berlokasi di kawasan pertigaan arah RSUD dr R Soetrasno Rembang, kembali dibobol kawanan maling, Rabu (21/10/2015) dini hari.

Puluhan bungkus rokok dan produk susu berbagai merek ternama digasak oleh pelaku.

Yuni, salah satu pramuniaga mengaku kaget ketika hendak membuka toko, tetapi gembok rolling door dan rantai di bagian depan, sudah tidak ada.

“Setelah rolling door dibuka, pintu kaca juga terbuka dan ada bekas dicongkel. Terus saya melihat ke etalase; rokok-rokok dan susu sudah tidak ada,” ungkapnya kepada mataairradio.

Dia pun langsung menghubungi supervisornya. Setelah itu dia bersama pramuniaga lain melapor ke Mapolsek Kota Rembang.

Soal barang lain yang hilang, Yuni tidak tahu karena tim audit internal belum datang.

“Kata supervisor, kalau masih bisa operasi, ya tokonya buka saja. Ini kami buka,” tandasnya.

Supervisor Indomaret wilayah Rembang Wahyu Prabowo membenarkan, Indomaret di kawasan pertigaan arah rumah sakit daerah itu sudah 2 kali ini dibobol, hanya dalam selang waktu yang kurang dari setahun.

“Barang yang hilang akibat pembobolan kali ini, secara persis belum jelas. Dan mesti menunggu tim audit,” tegasnya.

Namun Wahyu membenarkan, yang hilang kebanyakan produk rokok berbagai merek dan produk susu yang dipajang pada etalase, dekat kasir.

“Produk yang hilang sudah dijamin dengan asuransi. Tapi menunggu tim audit dulu dan kasus pencurian ini tetap perlu diungkap,” harapnya.

Diduga, pelaku beraksi pada waktu antara pukul 02.00 WIB dini hari hingga sebelum pukul 07.00 WIB.

Namun detail kronologinya akan dibantu oleh rekaman CCTV yang juga terpasang di bagian kasir.

“CCTV hanya bisa dibuka oleh petugasnya. Ini juga sedang dalam perjalanan ke sini,” tambahnya.

Sementara itu, tim inafis dari Polres Rembang sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pihak kepolisian turut menyesalkan terulangnya kejadian itu karena mengindikasikan keamanan yang perlu ditambah.

Apalagi, rekaman CCTV tidak bisa cepat diketahui, karena polisi mesti menunggu petugas Indomaret.

“Yang kejadian pertama dulu, CCTV-nya mati, sekarang petugasnya nggak ada. Mereka nggak bisa cepat,” terang salah satu polisi di lokasi.

Toko modern berjejaring ini beroperasi tidak secara penuh; 24 jam, tetapi sudah tutup pukul 22.00 WIB, pada tiap harinya.

Pihak kepolisian dari Polsek Kota Rembang telah memeriksa beberapa pramuniaga toko sebagai saksi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan