Impor Direstui, Harga Sapi Lokal Masih Perkasa

Selasa, 18 Agustus 2015 | 18:09 WIB
Suasana Pasar Hewan Kragan. (Foto: Arif Bahtiar)

Suasana Pasar Hewan Kragan. (Foto: Arif Bahtiar)

 

KALIORI, mataairradio.com – Rencana Pemerintah mengimpor hingga 300 ribu ekor sapi, belum direspon dengan penurunan harga sapi lokal di pasaran Kabupaten Rembang. Selasa (18/8/2015) pagi, harga sapi per timbangan hidup, justru naik Rp1.500-Rp2.000 per kilo menjadi Rp41.000.

Sahid, Ketua Kelompok Peternak Sapi Mekar Jaya Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori menyebutkan, harga sapi lokal memang belum terpengaruh oleh rencana impor sapi yang sudah direstui Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.

“Sapi bakalan pun masih gampang didapat. Harganya stabil tinggi mulai Rp1 juta. Tapi berita tentang impor sapi di televisi itu, tetap membuat kami panik,” katanya kepada mataairradio.

Menurut Sahid, kenaikan harga sapi lokal, dipicu oleh melonjaknya permintaan menjelang hari raya Idul Adha. Sebagian umat Islam menyembelih hewan kurban di hari raya tersebut.

“Prediksi kami, kenaikan harga sapi lokal masih akan berlangsung, hingga setidaknya tiga hari setelah Idul Adha,” terangnya.

Mengenai kemungkinan dampak impor sapi terhadap turunnya harga sapi lokal untuk kurban, Sahid meragukannya. Menurutnya, untuk urusan kurban, sapi lokal lebih diminati masyarakat karena lebih terukur umurnya.

“Kalau sapi kurban, nggak terpengaruh sapi impor,” tegasnya.

Sementara itu, dampak rencana impor sapi terhadap harga kambing pun, belum tampak. Harga kambing masih stabil di kisaran Rp2 juta sampai Rp5 juta per ekor.

“Harga kambing justru akan segera naik dan memuncak,” kata Abdul Aziz, pedagang kambing asal Desa Tlogomojo Kecamatan Rembang memprediksi.

Menurutnya, perayaan Idul Adha menyedot banyak hewan kurban seperti kambing dan sapi. Harga dua jenis ternak ini pun hampir selalu naik di momen Lebaran Haji.

“Namun saat ini, penjualan hewan kurban disebutnya masih sepi, dengan transaksi rata-rata hanya dua ekor kambing per hari,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan