Imbang Lagi, PSIR Tertahan di Dasar Klasemen

Selasa, 15 Mei 2018 | 18:02 WIB

PSIR Rembang kembali menuai hasil imbang, 1-1, saat menjamu Cilegon United pada laga lanjutan kompetisi Liga 2 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018) sore.

 

REMBANG, mataairradio.com – PSIR Rembang kembali menuai hasil imbang, 1-1, saat menjamu Cilegon United pada laga lanjutan kompetisi Liga 2 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018) sore.

Dengan hasil ini, Laskar Dampo Awang masih tertahan di dasar klasemen wilayah barat dengan nilai 2.

PSIR belum sekalipun menang. Dari lima laga, PSIR kalah tiga kali, dan dua kali ini imbang.

Secara statistik, PSIR kalah 1-0 atas PSPS Pekanbaru, 2-1 atas Semen Padang, dan 2-0 atas Persiraja Banda Aceh.

Adapun hasil imbang didapat PSIR saat bertandang ke kandang Aceh United dan laga menjamu Cilegon United, sore (15/5/2018) ini.

Pada laga usiran akibat hukuman Komdis PSSI itu, PSIR sempat unggul lebih dulu melalui Zaenal Arifin “Cheng”.

Pergerakan Cheng dituntaskannya dengan tendangan yang tak mampu dihalau Kiper Cilegon United, Ali Barkah.

Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. PSIR mendapat hukuman tendangan penalti karena Heru Wibowo dinilai melanggar pemain depan Cilegon di area terlarang.

Heru pun diganjar kartu kuning.

Abdul Aziz yang kemudian ditunjuk sebagai eksekutor penalti sukses menyarangkan bola ke jala PSIR yang dijaga Okta Wahyu Agus Prakoso.

Skor pun menjadi imbang 1-1.

Setelah gol ini, PSIR langsung bereaksi. Wage Dwi Aryo ditarik keluar. Digantikan Rudi “Bogel” Setiawan.

Namun tidak lama setelah merumput, Bogel diganjar kartu kuning akibat pelanggaran terhadap pemain Cilegon.

Hingga babak pertama berakhir, skor tak berubah.

Seusai turun minum, Pelatih Uston Nawawi memasukkan Rudi Santoso untuk menggantikan Sholihul Islam.

Sesaat kemudian, giliran Wahyu Army Kurniawan yang ditarik keluar oleh Uston untuk digantikan oleh Adit Shadikhul Wafa.

Di babak kedua, PSIR sempat mendapat peluang emas. Namun meski berposisi lumayan bebas di depan gawang lawan, pemain depan PSIR gagal menjadikannya gol.

Sebaliknya, secara permainan, Cilegon lebih banyak menyerang.

Skor pun tetap seri hingga wasit Steven Yubel Poli dari Sulawesi Utara meniup peluit panjang untuk mengakhiri pertandingan.

Meski berlangsung tanpa penonton, masih tampak sejumlah pendukung setia PSIR, Ganster, menyaksikan laga dari balik pintu berkerangka di Stadion Gelora Delta.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan