Hujan Deras Kemarin Angkat lagi Harga Garam

Selasa, 17 Oktober 2017 | 10:54 WIB

Seorang petani garam memanen komoditasnya di tambak garam Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang, Selasa (29/8/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

KALIORI, mataairradio.com – Hujan deras disertai angin yang mengguyur hampir semua daerah di Kabupaten Rembang pada Senin (16/10/2017) kemarin mengangkat lagi harga garam rakyat di wilayah setempat.

Harga garam di tingkat petani terpantau naik Rp300 per kilogram atau menjadi Rp2.300 per kilogram pada Selasa (17/10/2017) pagi.

Tingkat hujan yang deras memaksa sebagian petani kehilangan garam siap panen di lahan mereka karena kristal garam menjadi mencair.

Beruntung, sebagian petani lain yang menaruh hasil panen di bibir tambak, masih sempat menutup tumpukan garam dengan terpal, sehingga tak ikut mencair.

Hendro, salah seorang petani garam di Desa Dresi Wetan Kecamatan Kaliori menyatakan, butuh waktu sekitar seminggu agar petani bisa kembali memproduksi garam.

Catatannya, menurut dia, cuaca mesti panas terik seperti beberapa pekan sebelumnya. Jika tidak, maka petani harus menerima kenyataan baru kembali produksi lebih lama lagi.

“Kalau petani memakai mejanan terpal, maka jika cuaca normal lagi (panas, red.), maka 3-4 hari ke depan, sudah bisa produksi garam lagi,” ujarnya.

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan