Hingga Petang, BKD: Absen ASN Masih Direkap

Kamis, 21 Juni 2018 | 18:30 WIB

Apel pagi ASN pada hari pertama masuk kerja setelah cuti dan libur Lebaran di halaman Kantor Bupati Rembang, Kamis (21/6/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang membolos pada hari pertama masuk kerja setelah libur dan cuti Lebaran 2018 hingga Kamis (21/6/2018) petang masih direkapitulasi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang Suparmin menyatakan, rekapitulasi ASN yang absen kerja pada hari pertama setelah libur dan cuti Lebaran dilakukan oleh Inspektorat.

“(Tingkat kehadiran atau ASN yang membolos) Masih belum selesai direkap oleh Inspektorat,” kata Suparmin.

Menurutnya, jika sampai ada yang nekat membolos atau memperpanjang sendiri cuti Lebaran, maka akan dikenai sanksi.

“Sesuai komitmen, bagi yang membolos dikenai sanksi. Soal apa sanksinya, menjadi kewenangan dari kepala organisasi perangkat daerah,” terangnya.

Suparmin menjelaskan, dasar pemberian sanksi adalah Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Soal seberapa berat sanksinya, yang tahu adalah Kepala OPD masing-masing,” tandasnya.

Ia menambahkan, pantauan intensif terhadap ASN membolos kerja, juga akan diterapkan pada Jumat 22 Juni ini karena bertepatan dengan Lebaran ketupat, meski tak ada edaran dari Men-PAN.

“Setiap kepala OPD sudah diminta melakukan pengawasan terhadap bawahannya, masing-masing. Namun saya yakin, tingkat kehadiran ASN pada saat Lebaran ketupat sudah akan normal,” katanya.

Sebab, menurut Suparmin, jika ketika hari pertama, sudah masuk kerja, maka ASN akan kembali masuk di hari kedua dan seterusnya.

“Pada Lebaran ketupat tahun lalu, hampir semua ASN masuk kerja. Tahun lalu bertepatan masuk pertama kerja juga kan,” katanya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Rembang Fahrudin yang dihubungi mataairradio secara terpisah belum memberikan balasan pernyataan mengenai jumlah ASN yang membolos kerja pada hari pertama.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan