Hindari Jalan Berlubang, Harun Jadi Korban Tabrak Lari

Selasa, 5 Februari 2019 | 12:34 WIB

Mendiang Harun bin Sukir (18) warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Sarang yang menjadi korban kecelakaan di jalan nasional tepatnya masuk Desa Temperak Kecamatan Sarang tepatnya pada Selasa (5/2/2019) malam. (Foto: mataairradio.com)

 

 

SARANG, mataairradio.com – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan nasional tepatnya masuk Desa Temperak Kecamatan Sarang tepatnya pada Selasa (5/2/2019) malam atau pukul 00.15 dini hari.

Kepala Unit (Kanit) Laka pada Satlantas Polres Rembang Ipda Ryan Mitha menyatakan kronologi kejadian semula sepeda motor merek Honda Vario dengan nomor polisi S-3017-EK yang dikendarai oleh Harun bin Sukir (18) warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Sarang berjalan dari arah barat (Semarang) menuju arah timur (Surabaya).

Sampai tempat kejadian perkara (TKP) Korban berusaha menghindari jalan berlubang dan oleng ke kanan, dari arah berlawanan berjalan kendaraan bermotor yang tidak diketahui identitasnya menabrak sepeda motor Honda Vario.

Kemudian kendaraan bermotor yang tidak diketahui identitasnya tersebut melarikan diri (tabrak lari). Akibatnya korban menderita luka robek pada telinga dan pelipis, fraktur kaki kanan dan tangan kanan robek dan dipastikan meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia di TKP,” ungkapnya.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki beberapa saksi yang kemungkinan tahu kejadian Laka tersebut, karena kejadian pada dini hari sehingga minim saksi.

Mitha juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor merek Honda Vario, untuk penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban saat ini sudah dimakamkan di pemakaman setempat.

“Barang bukti sudah kita amankan Mas,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut Mitha mengimbau agar hati-hati dalam berkendara. Walaupun dalam catatan kepolisian tingkat kecelakaan paling tinggi di sebabkan oleh keteledoran pengendara namun ia tidak menafikan kondisi infrastruktur yang kurang ramah seperti banyaknya lobang jalan dan lampu penerangan jalan yang minim.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan