Hasil Audit Dana Kampanye Empat Parpol di Rembang Bercatatan

Selasa, 3 Juni 2014 | 14:56 WIB
Hasil audit laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye partai politik peserta Pemilu 2014 disampaikan kepada publik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Selasa (3/6) siang.

Hasil audit laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye partai politik peserta Pemilu 2014 disampaikan kepada publik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Selasa (3/6) siang.

REMBANG, MataAirRadio.net – Hasil audit laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye partai politik peserta Pemilu 2014 disampaikan kepada publik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Selasa (3/6) siang.

Secara umum, 12 partai politik dianggap patuh oleh Kantor Akuntan Publik setelah mengaudit 11 item pelaporan. Namun empat partai politik memiliki catatan atas laporan dana kampanye mereka. PKB misalnya, terdapat satu item tidak patuh karena terdapat dana kampanye yang tidak masuk dulu ke rekening khusus dana kampanye.

Kemudian Partai Gerindra juga memiliki item tidak patuh karena tidak menempatkan seluruh penerimaan partai ke dalam rekening khusus dana kampanye. Dana yang ditempatkan di bank oleh Gerindra, hanya dalam rangka pembukaan rekening.

Sementara PPP, memiliki item tidak patuh karena sebagian besar pencatatan dana kampanye dilakukan tidak melalui rekening khusus dana kampanye. Partai Hanura juga memiliki satu item tidak patuh karena tidak melampirkan DK-13. Komisioner KPU Kabupaten Rembang M Salam mengatakan, pada poin yang disebut Akuntan tidak patuh, tidak sampai berdampak pada pencoretan parpol sebagai peserta Pemilu.

M Salam memastikan bahwa tugas pihaknya hanya menerima dan meneliti serta menyusun kemudian melaporkan laporan dana kampanye partai politik peserta pemilu, sesuai aturan. Kantor Akuntan Publik pun sebatas melakukan pemeriksaan atau mengaudit sesuai laporan yang diterima.

Soal kemungkinan anggapan laporan fiktif atau ada dana kampanye yang tidak dilaporkan, M Salam mempersilakan publik untuk menilai sendiri. Yang jelas, dia menegaskan bahwa laporan dana kampanye parpol sudah memenuhi aturan DK1 hingga DK-13.

Pihaknya juga mengaku tidak mendapat satu pun laporan temuan indikasi pelanggaran substantif atas laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye parpol peserta Pemilu 2014. Salam berharap, kepatuhan dalam melaporkan dana kampanye Pemilu Legislatif bisa berlanjut di kampanye Pilpres 2014.

Untuk diketahui, Kantor Akuntan Publik pengaudit laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye untuk Pemilu Legislatif 2014, tidak sama setiap parpol. Hampir semuanya berasal dari Kantor Akuntan Publik yang berkedudukan di Semarang. Hanya satu yang dari luar Jawa Tengah, yakni Partai Nasdem yang diaudit Akuntan yang berkedudukan di Surabaya.

Laporan Audit Kepatuhan Atas Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye Peserta Pemilu Legislatif 2014 Kabupaten Rembang disajikan oleh KPU dalam berkas 117 lembar, termasuk sampul dan lembar sela. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan