Tak Terdaftar, Haryanto Arsiteki PSIR dari Luar Lapangan

Sabtu, 9 Agustus 2014 | 14:54 WIB
Haryanto, Pelatih PSIR (Foto:Rif)

Haryanto, juru racik tim PSIR (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Ketiadaan nama Haryanto sebagai pelatih dalam susunan tim PSIR saat menjamu Persitema Temanggung, Jumat (8/8) sore kemarin langsung mengundang pertanyaan dari sejumlah kalangan. Apalagi yang bersangkutan juga tidak tampak di bangku pemain bersama manajer dan ofisial lainnya.

Sabtu (9/8) pagi, Manajer PSIR Siswanto yang dihubungi MataAir Radio mengungkapkan alasan Haryanto tidak berada di “bench” pemain dan tidak masuk di daftar tim Laskar Dampo Awang. Dia mengungkapkan, Haryanto belum disahkan oleh PSSI sebagai Pelatih PSIR, sehingga tidak masuk di “line-up”.

Haryanto menyatakan beristirahat selepas menangani PSIR di Liga Primer Indonesia musim lalu. Posisinya lantas digantikan Bambang “Max” Handoyo yang pernah menjadi asisten Haryanto. Haryanto kembali menangani PSIR pasca-kisruh tunggakan gaji pemain, pada Juli lalu.

Di laga kemarin (8/8), Haryanto harus meramu tim dari luar lapangan. Sebab, jika memaksa masuk di “bench”, dia bisa diusir oleh Pengawas Pertandingan. Tak hanya itu, PSIR juga bisa diganjar sanksi pengurangan poin jika memasukkan pemain atau pelatih yang tidak disahkan PSSI.

Sementara itu, karena tidak berada di bangku pemain, instruksi diberikan oleh Haryanto melalui asisten pelatih Rudi Sukmana. Asisten Pelatih asal Lasem ini mengaku tidak berkeberatan dan tak direpotkan atas “sentuhan” jarak jauh Haryanto. Sebab, sebelumnya pun, dia telah intens berkomunikasi dengan Haryanto saat latihan.

Di laga kemarin (8/8), Pelatih Teknik Bambang Handoyo dan Pelatih Kiper Joko Purwanto, tampak pasif. Rudi mengaku tidak mempermasalahkan lebih banyak tampil memberikan instruksi kepada pemain dari tepi lapangan. Apalagi menurutnya, sejak kembali diminta menangani PSIR, hanya Haryanto dan dirinya yang paling intens mendampingi para pemain dalam latihan.

Rudi mengaku bersyukur, para pemain PSIR yang staminanya belum pulih total, bisa mempersembahkan kemenangan telak 3-0 atas tamunya, Persitema Temanggung. Pasca-laga tersebut, mereka yang tidak dimainkan pada sore kemarin (8/8), langsung berlatih pada Sabtu (9/8) pagi, sedangkan yang bermain baru latihan pada sore harinya (9/8).

Sementara secara klasemen, PSIR kini bertengger di peringkat ketiga dengan nilai 15, hasil dari 11 kali berlaga. Menempel ketat di posisi keempat dan kelima adalah PPSM Magelang dan Persip Pekalongan dengan nilai masing-masing 14 dan jumlah pertandingan yang sama.

PSIR terpaut jauh dari Persis Solo di peringkat kedua yang memiliki nilai 23, hasil dari 11 pertandingan. Puncak klasemen masih milik PSIS yang mengoleksi nilai 23, namun baru bermain 10 kali. PSIR sendiri harus segera bersiap menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan pada Senin (12/8) depan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan