Haryanto Akui Mundur dari Kursi Pelatih PSIR

Selasa, 24 Maret 2015 | 16:20 WIB
Haryanto, Pelatih PSIR yang kini nonaktif. (Foto: Pujianto)

Haryanto, Pelatih PSIR yang kini nonaktif. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Setelah sempat bungkam beberapa hari terkait absennya di tiga kali latihan, Haryanto mengakui mundur dari kursi pelatih PSIR Rembang.

“Pengunduran diri saya demi kebaikan dan kecintaan saya pada PSIR,” ungkapnya kepada mataairradio, Selasa (24/3/2015) siang.

Haryanto mengaku sudah menyampaikan unek-uneknya kepada manajemen PSIR.

“Intinya, jika keberadaan saya sebagai pelatih dianggap mengganggu harmoni di tubuh PSIR, manajemen dipersilakan mencari alternatif pelatih,” katanya.

Dia menolak membeberkan lebih jauh tentang penyebab friksi antaranya dirinya dengan sebagian personel manajemen.

Ditegaskannya, apabila dilatih oleh juru racik lain adalah solusi memperbaiki tim, dirinya legawa menerima.

Mengenai tawaran duduk di jajaran manajemen, Haryanto menyatakan siap dimana saja dan sebagai apa pun, asalkan demi kebaikan PSIR.

“Saya tak berpikir menjadi apa, karena komitmen membesarkan Skuat Oranye adalah yang paling utama,” tandasnya.

Saat ini, dia menyerahkan PSIR kepada manajemen. Dia rela tak lagi melatih PSIR, jika dianggap sebagai biang ketidakharmonisan di manajemen.

Lalu bagaimana jika PSIR tak mampu mencari pelatih dari luar daerah, padahal hanya dirinya pelatih yang berlisensi A di Rembang?

“Kualifikasi pelatih tim peserta kompetisi Divisi Utama, tidak harus berlisensi A, alias bisa minimal B. Sementara di Rembang, ada empat nama pelatih yang memiliki lisensi B, yaitu Bambang Handoyo, Soeroso, Pitoyo, dan Hadi Surento. Sementara Masrukin dan Rudi Sukma masih berlisensi D,” bebernya.

Haryanto menambahkan, sejak Kamis (19/3/2015) pekan lalu, dirinya memang tidak sekalipun memimpin latihan. Hanya saja pada Senin (23/3/2015) pagi kemarin, dia menyempatkan diri menyambangi latihan para pemain karena ada banyak penggawa yang absen. Konon merupakan buntut dirinya mundur.

“Saya tidak mau dikait-kaitkan atau dipersalahkan ketika ada pemain yang absen latihan. Saya juga memberikan motivasi kepada pemain agar tidak loyal kepada orang per orang, tetapi loyal kepada PSIR,” pungkasnya yang mengaku sudah melayangkan surat mundur.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan