Haryanto Absen Pimpin Dua Hari Latihan PSIR, Mundur?

Jumat, 20 Maret 2015 | 18:26 WIB
Asisten Pelatih PSIR Masrukin memimpin latihan para pemain di Stadion Krida Rembang, Jumat (20/3/2015) sore. Haryanto sudah kali ini absen memimpin latihan. (Foto: Pujianto)

Asisten Pelatih PSIR Masrukin memimpin latihan para pemain di Stadion Krida Rembang, Jumat (20/3/2015) sore. Haryanto sudah kali ini absen memimpin latihan. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pelatih PSIR Rembang Haryanto sudah dua hari ini absen memimpin latihan para penggawa Laskar Dampo Awang.

Jumat (20/3/2015) sore, latihan tampak hanya dipimpin oleh dua orang asisten pelatih masing-masing Masrukin dan Rudi Sukma serta pelatih kiper Suwarno.

Saat jeda latihan, sejumlah penggawa PSIR menyebutkan, Haryanto sudah dua sore ini tidak memimpin mereka.

Namun salah seorang pembantu tim PSIR mengungkapkan, sang pelatih memberikan sinyal mundur.

Sunarno, salah satu penonton latihan PSIR mengaku tidak melihat Haryanto di dua kali latihan terakhir atau semenjak laga uji coba melawan Persipa.

Dia tak mengerti alasannya. Namun yang jelas, jika latihan hanya dipimpin seorang asisten, rasanya kurang pas. Apalagi PSIR sedang membenahi skuatnya.

“Memang nggak ada (pelatih) pada dua kali latihan sore. Latihan ya mesti dipimpin pelatih. Kurang pas saja kalau asisten. Kan PSIR sedang pembenahan,” katanya.

Sekretaris Gabungan Suporter Rembang Jarwanto yang dimintai tanggapan mengenai absennya Haryanto mengatakan, mestinya para pemain berlatih di bawah arahan seorang pelatih kepala.

“Memang ada asisten pelatih, namun kewenangannya jelas berbeda dengan seorang pelatih kepala,” katanya.

Dia mempertanyakan yang sedang terjadi di tubuh PSIR, sehingga Haryanto absen di dua kali latihan.

Apalagi pelatih itu absen setelah laga uji coba versus Persipa Pati, yang sebelumnya diwarnai miskomunikasi antara sebagian manajemen dengan pelatih. Haryanto tak lapor ke Manajer PSIR soal uji coba itu.

“Apapun yang terjadi, Ganster meminta latihan pemain perlu terus berlanjut. Koreksi pasca-tiga kali laga uji coba mutlak dilakukan,” tandasnya.

Terlebih PSIR kini masih belum bebas dari persoalan ketajaman lini depan.

Haryanto yang berusaha dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum memberikan jawaban. Pesawat telekomunikasinya aktif, namun tak disambung.

Di internal manajemen, memang santer beredar kabar Haryanto mengundurkan diri.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan