Hari Pertama Masuk Sekolah, SMPN 2 Lasem Kebanjiran

Selasa, 2 Januari 2018 | 21:03 WIB

Kondisi SMP Negeri 2 Lasem kembali kebanjiran setelah terbebas pada tahun lalu. Ketika hari pertama masuk sekolah setelah liburan, Selasa (2/1/2017) pagi, banjir kembali menggenangi. (Foto : mataairradio.com)

LASEM, mataairradio.com – SMP Negeri 2 Lasem kembali kebanjiran setelah terbebas pada tahun lalu. Ketika hari pertama masuk sekolah setelah liburan, Selasa (2/1/2017) pagi, banjir kembali menggenangi.

Aktivitas belajar mengajar untuk para siswa pun tidak bisa dilakukan. Mereka malah sibuk mengepel ruangan dari lumpur banjir. Empat mesin sedot didatangkan guna menghalau secara cepat genangan air.

Kepala SMP Negeri 2 Lasem Suhardi menuturkan, banjir terjadi akibat permukaan sungai dan jalan raya yang lebih tinggi dari halaman sekolah. Begitu sungai meluap, air tidak melimpas ke jalan tapi malah masuk ke sekolah.

“Kalau Pemerinta menormalisasi sungai dengan memperlebar dan memperdalam ya banjir bisa dicegah. Selain itu permukaan halaman sekolah juga perlu ditinggikan,” bebernya.

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Pramujo menyatakan cepat bergerak ke SMP Negeri 2 Lasem begitu mendapat kabar sekolah itu kebanjiran.

“Kami menggunakan empat mesin diesel untuk mempercepat surutnya banjir. Belum sampai tengah hari, banjir sudah surut. Tapi tetap saja para siswa tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar pada hari itu,” terangnya.

Menurut Pramujo, sebelum banjir ini, BPBD sudah mengantisipasi luapan air sungai masuk ke halaman sekolah. Caranya dengan membuat tanggul di sisi timur. Namun air sungai tetap saja meluap.

“Memang permukaan sungai dan jalan raya lebih tinggi dari sekolah. Akibatnya ya saat banjir air gampang meluber. Hal ini juga diperparah oleh lokasi SMP Negeri 2 Lasem yang berada di daerah cekungan,” pungkasnya

Sementara itu, hujan deras yang turun pada Senin (1/1/2017) sejak petang hingga malam, juga terpantau mengakibatkan banjir di wilayah Desa Narukan Kecamatan Kragan. Jalanan dan beberapa rumah tergenang.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan