Hari Jadi Rembang, Pemkab Gelar Festival Kesenian

Selasa, 24 Juli 2018 | 01:59 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz mellihat pameran fotografi, salah satu rangkaian kegiatan pada festival kesenian bertajuk “Srawung Segara”, di Wisata Pantai Pasir Putih di Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori, Senin (23/7/2018) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

KALIORI, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menggelar festival kesenian bertajuk “Srawung Segara”, untuk memperingati Hari Jadi ke-277 Kabupaten Rembang, di Objek Wisata Pantai Pasir Putih di Desa Tasikharjo-Kaliori, pada Senin (23/7/2018) pagi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) setempat Dwi Purwanto mengatakan, ada beberapa kegiatan dalam Peringatan Hari Jadi Rembang, salah satunya adalah “Srawung Segara”, kegiatan yang mengakomodir aktivitas kesenian di Rembang.

Dalam acara tersebut, ditampilkan berbagai macam kesenian oleh kelompok seni dari dalam maupun luar daerah. Kelompok seni dari luar daerah diantaranya adalah “Singo Bedjo Group” dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pujiyani Group dari ISI Yogyakarta.

Ia menjelaskan, acara yang digelar selama dua hari mulai 23 sampai 24 Juli 2018 ini, diharapkan dapat mewadahi berbagai bentuk aktivitas kesenian di Rembang dan mendongkrak Objek Wisata Pantai Pasir Putih menjadi salah satu destinasi wisata ungulan.

“Ada beberapa kegiatan dalam rangkaian hari jadi. Kami mengakomodir kegiatan kesenian dalam bentuk ‘Srawung Segara’. Ada beberapa rangkaian, menampilkan beberapa kesenian baik dari rembang maupun luar Rembang.

Misinya, kita mencoba mengakomodir bentuk kesenian yang ada di Rembang. Selanjutnya, ingin ‘membranding’ Pantai Wates, menjadi destinasi wisata unggulan,” terangnya kepada mataairradio.com, Senin (23/7/2018).

Dwi mengatakan, pihaknya tidak menargetkan jumlah pelancong dalam kegiatan Peringatan Hari Jadi Rembang pada tahun ini, sebab belum ada pendataan yang akurat tentang kunjungan wisatawan yang dikaitkan dengan perayaan hari jadi.

Namun, ia berharap jumlah wisatawan yang berkunjung ke Rembang pada saat festival hari jadi Rembang lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, peringatan hari jadi merupakan salah satu upaya untuk merangsang agar jumlah wisatawan yang berkunjung ke Rembang semakin banyak.

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata, pihaknya harus banyak inovasi, salah satu contohnya pada “Srawung Sagara”, yang menghadirkan seniman dari luar kota.

“Kita belum menargetkan sampai sejauh itu. Target kami tentunya lebih banyak dari tahun-tahun yang dulu. Yang jelas, belum ada pendataan yang akurat terkait dengan kunjungan wisatawan dikaitkan dengan hari jadi.

Peringatan hari jadi bagian untuk merangsang banyaknya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Rembang. Makannya harus banyak inovasi, diantaranya ‘Srawung Sagara’ menghadirkan seniman dari luar kota,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membuka acara mengatakan, tujuan diadakannya “Srawung Segara” adalah untuk mengingatkan kita, agar tetap menjaga dan melindungi laut beserta isinya.

Dalam kesempatan itu, Bupati sempat menyingung aksi pencemaran laut oleh perusahaan-perusahaan yang nakal.

“Saya minta supaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menindak tegas terhadap perusahaan yang mebuang air limbahnya secara sembarangan ke laut,” ujar Bupati.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan