Harga Ikan Melambung 20 Persen Tanpa Lonjakan Konsumsi

Selasa, 1 Juli 2014 | 16:46 WIB
Pelelangan ikan di TPI lama Tasikagung,  (Foto Pujianto)

Pelelangan ikan di TPI lama Tasikagung, (Foto Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Harga ikan melambung cukup tinggi hingga 20 persen di awal Ramadan. Di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung Rembang, hampir semua jenis ikan mencatatkan kenaikan harga. Harga ikan jenis layang misalnya, naik dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Ikan jenis layang cukup banyak dikonsumsi konsumen skala rumah tangga dalam bentuk pindang. Kepala TPI Tasikagung Tukimin membenarkan adanya lonjakan harga berbagai jenis ikan yang dilelang di TPI-nya. Tidak hanya ikan layang, tetapi juga tongkol dan selar.

Namun menurut Tukimin, kenaikan harga ikan di tingkat pelelangan, bukan karena lonjakan tingkat konsumsi ikan. Dia mengamati, tingkat konsumsi ikan cenderung tetap, namun memang pasokan dari nelayan yang sedang menurun.

Penurunan produksi tangkapan ikan dari nelayan terjadi akibat buruknya cuaca di laut dalam beberapa pekan belakangan. Cuaca laut sempat normal pada hari Minggu (29/6) kemarin, dalam dua hari terakhir, kembali terjadi angin kencang disertai hujan.

Tukimin mengakui, jumlah kapal yang berlabuh untuk membongkar hasil tangkapan terbilang di bawah rata-rata. Biasanya mencapai belasan kapal, tetapi pada hari Selasa (1/7) ini, hanya ada lima kapal yang bongkar. Raman atau omzet pelelangan pun jauh dari pencapaian tahun lalu.

Berdasarkan catatan pihak pengelola TPI, sepanjang bulan Juni 2014, tercatat raman sebesar Rp5,3 miliar. Omzet pelelangan bulan Juni tahun ini, tak bisa mencapai separuh dari capaian raman Juni tahun lalu yang Rp13,3 miliar. Namun jika dibandingkan Mei kemarin, omzet bulan Juni naik sekitar satu miliar.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkirakan, harga ikan akan cenderung mengalami kenaikan sebesar 10-20 persen selama bulan Puasa. Menurut Pemerintah, tren pola peningkatan harga ikan dimulai pada tujuh hari sebelum Ramadan, namun memasuki minggu kedua bulan Puasa akan terjadi kestabilan normal harga. Harga ikan diprediksi kembali naik pada empat hari sebelum Lebaran dan tujuh hari sesudahnya. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan