Harga Bumbu Dapur Fluktuatif, Daging Ayam Masih Tinggi

Rabu, 20 Juni 2018 | 14:58 WIB

Pedagang di Pasar Pamotan menyebutkan harga bumbu dapur dan Sembako yang masih fluktuatif pada H+5 Lebaran 1439 Hijriyah. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

PAMOTAN, mataairradio.com – Harga Sembako dan bumbu dapur masih mengalami fluktuasi hingga H+5 Lebaran, Rabu (20/6/2018) pagi.

Di Pasar Pamotan, harga cabai rawit Rp22.000 per kilogram, sedangkan cabai merah Rp24.000 per kilogram.

Mugianti, salah seorang pedagang di Pasar Pamotan menyebutkan, harga cabai tidak menentu. Sebentar saja stok kosong, harga langsung naik.

“Begitu stok sedikit menumpuk, harga turun,” terangnya kepada mataairradio.

Harga bawang putih naik dari Rp22.000 menjadi Rp24.000 per kilogram, sedangkan bawang merah dari Rp22.000 menjadi Rp26.000 per kilogram.

Adapun harga minyak goreng curah stabil di angka Rp10.000 per liter. Begitu pun gula, harganya stabil di angka Rp11.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam potong masih bertahan tinggi, di angka Rp35.000 per kilogram, sejak H-2 hingga H+5 Lebaran.

Aniswati, salah seorang penjual daging ayam potong di Pasar Pamotan menyebutkan, harga komoditas yang dijualnya masih Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan harga daging ayam potong mencapai Rp7.000 per kilogram, karena sebelum Lebaran sempat hanya Rp28.000 per kilogram.

Kenaikan harga daging ayam potong sudah diperkirakannya, seiring lonjakan konsumsi.

“Biasanya, harga baru akan stabil setelah Lebaran ketupat atau tujuh hari sejak Idul Fitri,” jelasnya.

Khumaidah, warga asal Dukuh Glanggang Desa Pamotan mengakui, harga daging ayam potong masih mahal.

Meskipun demikian, ia tampak membeli daging ayam dengan jumlah lumayan banyak untuk syukuran.

Kenaikan harga daging ayam, menurutnya, masih terjangkau oleh masyarakat. Namun ia berharap harganya bisa normal kembali.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan