Hafidz Ragu-ragu Daftar Calon Bupati Lewat Demokrat

Tuesday, 12 May 2015 | 15:17 WIB
Politisi PPP Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

Politisi PPP Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang Abdul Hafidz disebut ragu-ragu mendaftar sebagai calon bupati dari Partai Demokrat, meski yang bersangkutan diyakini sudah menerima formulir pendaftaran.

Juru Bicara Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Rembang dari Partai Demokrat Tri Cahyo Rismawanto membeberkan, tarik ulur terjadi di ring satu Abdul Hafidz.

“(Hingga Selasa, 12/5/2015) Ini internal PPP masih belum satu suara soal pencalonan Hafidz melalui partai lain (Demokrat),” bebernya.

Cahyo memastikan, formulir pendaftaran bakal calon bupati dari Demokrat sudah diserahkan kepada Hafidz melalui anggota tim Pilkada Gunasih.

“Selain Pak Hafidz, formulir yang sama juga sudah diserahkan kepada Pak Hamzah Fatoni, (Sekda Rembang yang juga dikabarkan bakal maju sebagai calon bupati),” sambungnya.

Tri Cahyo menambahkan, sejauh ini baru Harno dan Sunarto yang mengembalikan berkas pendaftaran sebagai bakal calon bupati.

“Kami masih menunggu 15 berkas dari calon pendaftar lain, termasuk dari Hafidz dan Hamzah, hingga akhir masa penjaringan, 15 Mei nanti,” tandasnya.

Nama lain yang ditunggu pengembalian berkas pendaftarannya antara lain Sumartono (Politisi Partai Gerindra), Supriyadi (Politisi Partai Nasdem), Arifin (eksportir furnitur asal Krikilan-Sumber), dan David Ciputro Cahyono (pengusaha muda asal Rembang).

“Kami tegaskan tidak ada perpanjangan waktu penjaringan. Tetap berakhir 15 Mei (2015),” tegasnya.

Menurut Cahyo, nama-nama yang nantinya masuk akan digodok oleh Tim Pilkada Partai Demokrat. Ujungnya, akan disampaikan dua nama ke DPP Partai Demokrat untuk dipilih salah satu guna mendapatkan rekomendasi sebagai calon bupati.

Sekretaris Tim Sembilan dan Desk Pilkada PPP Rembang Henry Purwoko mengaku tidak akan “banting setir” mengusung Hafidz melalui partai lain untuk menjaga simpati kader. Pihaknya lebih memilih menyiapkan Hafidz untuk maju saja melalui jalur perseorangan.

PPP juga telah bersiap membuka penjaringan bakal calon wakil bupati untuk mendampingi Abdul Hafidz. Penjaringan akan dimulai pada 18 Mei nanti. Dia mengaku “pede” mengusung Hafidz hanya sebagai calon bupati karena PPP memiliki 10 kursi di parlemen.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan