Gus Mus Sebut Mahfud Tahu NU Netral dari Politik

Senin, 31 Maret 2014 | 23:54 WIB
KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus. (Foto:Wahyu)

KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus. (Foto:Wahyu)

REMBANG, MataAirRadio.net – KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus menyebut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang bakal calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa, Mohammad Mahfud MD, tahu bahwa NU atau Nahdlatul Ulama, netral dari politik praktis.

Karena Mahfud tahu itu, maka saat bersilaturahim ke kediamannya, kompleks Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang,  Senin (31/3) malam, Mahfud terlebih dahulu menyatakan tidak akan membawa-bawa institusi NU terkait dengan pencapresan.

“Nggak terlalu banyak yang saya obrolkan dengan Pak Mahfud. Karena Pak Mahfud tahu bahwa NU membebaskan warganya untuk menyalurkan aspirasi politiknya. Maka itu, sebelumnya dia sudah bilang, ‘saya tidak pernah menggunakan institusi NU’. Namun hanya ingin bertemu (dengan lebih banyak) warga NU,” ujar Gus Mus.

Menurut Gus Mus, secara institusi, NU tidak boleh ikut-ikutan dalam pemilu. Jadi silakan semua calon merayu warga NU yang memiliki hak. Namun Gus Mus mengingatkan agar tidak melibatkan struktur NU.

“Saya percaya Pak Mahfud tidak akan melakukan itu (membawa-bawa struktur NU) karena dia tahu hukum. Belum saya sampaikan itu kepada beliau, namun itu sudah dikatakan. Sekali lagi NU menghormati hak warganya untuk menyalurkan aspirasi politik,” katanya menegaskan.

Dia menekankan, silakan partai politik dan caleg merayu warga NU, asal tidak menggunakan struktur Nahdlatul Ulama. Soal PKB, Gus Mus mengaku tidak ikut campur. Dia hanya mengatakan, mestinya PKB belajar dari Mahfud.

“Mestinya orang PKB seperti Pak Mahfud. Kalau sudah berani maju, keluarkan kemampuan untuk merayu warga yang berhak. Tunjukkan. Jangan hanya mengandalkan gambar dan memasang gambar NU di mana-mana. Kalau seperti itu, banyak yang bisa,” pungkasnya sembari berseloroh.

Mohammad Mahfud MD datang secara khusus dari Jakarta langsung menuju Rembang untuk bersilaturahmi dengan Gus Mus. Dia menumpang mobil Toyota Alphard warna hitam bernomor polisi AB 1112 VQ. Mahfud mengenakan celana hitam dibalut kemeja putih dan berpeci. Dia didampingi Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori dan tiga orang ajudan.

Mahfud datang sekitar jam delapan lebih 40 menit malam, dan bertolak kembali ke Jakarta namun mampir di Semarang pada sekitar jam sepuluh malam. Mantan Menteri Pertahanan ini sempat berbincang empat mata dengan Gus Mus, namun kurang dari sepuluh menit. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan