Gus Mus Beri Uang Saku Pengedit Video Hoax

Selasa, 9 April 2019 | 20:13 WIB

KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) saat memberikan uang saku kepada Zaenal, pengedit video hoax di kediamannya, Senin (8/4/2019). (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) memberi uang saku kepada Zaenal pemuda asal Batam pengedit video hoax yang sempat viral. Tak hanya Zaenal, Sahili teman yang menamaninya pun turut mendapat sangu dari Gus Mus saat berpamitan pulang setelah meminta maaf atas perbuatan isengnya, Senin (8/4/2019).

Keduanya tampak bengong saat menerima amplop dari Gus Mus. Bahkan keduanya sempat meletakkan amplop seolah tidak mau menerima pemberian Gus Mus.

“Ibnu sabil namanya, ibnu sabil itu perlu dikasih sangu” tutur Gus Mus singkat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Muhammad Ali Almustofa (Kang Ali), santri sekaligus abdi dalem di kediaman Gus Mus.

“Iya, tadi malam waktu ngabari saya (7/4/2019), katanya sudah menipis sangunya, dan rencananya sore nanti langsung mau pulang ke Batam, karena sudah dua hari bermalam di penginapan dekat alun-alun Rembang” ungkap Kang Ali.

Tamu yang hadir di kediaman Gus Mus pun tampak kaget dan tak menyangka Zaenal justeru mendapat perlakuan istimewa dari Gus Mus.

Husna, ‘santri kalong’ yang juga pemilik Apotek di Rembang sempat memberikan komentar tentang tindakan Gus Mus.

“Masya Allah, Abah kok iso ngono yo..!”

Di akhir nasihatnya, Gus Mus memberikan wejangan kepada Zaenal dan semua tamu yang hadir di kediamannya.

“Manusia itu harus bisa menempatkan diri sebagai manusia, yaitu menyembah Yang Esa, menghormati yang tua, menyayangi yang muda, dan mengasihi sesama”.

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan