Gus Gipul: Banyak Proyek Jalan di Rembang Dikerjakan Asal-asalan

Kamis, 24 Januari 2019 | 16:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rembang M.Bisri Cholil Laquf. (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rembang M.Bisri Cholil Laquf (Gus Gipul) menilai pengerjaan proyek pemerintah terkesan asal-asalan atau tidak sesuai dengan spesifikasi perencanaan.

Seperti penggarapan proyek peningkatan Jalan Jatimudo-Karangharjo di Kecamatan Sulang. Dia menilai, hasil pengerjaan proyek tersebut tidak sebanding dengan dana yang digelontorkan yakni senilai Rp1,27 miliar.

Menurutnya, jika dilihat secara kasat mata kualitas konstruksi pada pengerjaan proyek senilai miliaran rupiah tersebut bisa dibilang buruk. Bahkan panjang dan lebar jalan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan.

“Kami akan panggil rekanan yang menggarap proyek itu sekaligus dinas terkait, untuk dimintai pertanggungjawaban,” katanya kepada mataairadio.com baru-baru ini.

Selain Jalan Jatimudo-Karangharjo, ia menyebutkan, proyek pembangunan jalan di Desa Sridadi Kecamatan Rembang juga dinilainya tidak sesuai dengan perencanaan.

“Sesuai dengan perencanaan, lebar jalan yang menjulur mulai dari Kantor Desa Sridadi ke timur itu, seharusnya memiliki panjang tiga meter, namun hasil pengerjaannya, lebar jalan tersebut tidak sampai tiga meter. Banyak jalan, proyeknya asal dikerjakan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TARU) Kabupaten Rembang Sugiharto mengatakan, proyek pembangunan Jalan Jatimudo-Karanagharjo di Kecamatan Sulang masih dalam masa pemeliharaan.

“Sehingga jika terjadi persoalan terkait kualitas proyek, maka pihak rekanan yang bertanggung jawab,” terangnya.

Ia menambahkan, setelah masa pemiliharan selama enam bulan selesai, pihak rekanan akan mengajukan pemeriksaa Final Hand Over (FHO) atau serah terima akhir.

“Melalui pemeriksaan tersebut, apabila masih terdapat kekurangan dalam pengerjaan proyek, PPHP (Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan) tidak berkenan menandatangani pengajuan FHO,” tandasnya.

Sementara itu, Proyek yang dinamai Peningkatan Jalan Jatimudo-Karangharjo, Kecamatan Sulang senilai Rp1,27 miliar tersebut dikerjakan oleh Prazza Mulia yang beralamat di Desa Babadan Kecamatan Kaliori.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan