Gus Ghofur: Pesantren Basis Pendidikan di Indonesia

Senin, 27 Februari 2017 | 14:47 WIB

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Anwar Sarang Abdul Ghofur Maimoen atau yang akrap disapa Gus Ghofur memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik, Sabtu (25/2/2017) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

SARANG, mataairradio.com – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Anwar Sarang Abdul Ghofur Maimoen atau yang akrap disapa Gus Ghofur menyebut sistem pendidikan di Indonesia sejak dahulu berbasis pesantren.

Ia menyampaikannya ketika memberi sambutan pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Perdana Program Sarjana S-1 Ilmu Al Quran dan Tafsir STAI Al Anwal di halaman kampus tersebut, Sabtu (25/2/2017) siang.

Menurutnya, sistem pendidikan berbasis pesantren yang juga diterapkan di kampusnya ini mampu mencetak mahasiswa jadi seorang pemimpin yang memiliki karakter berbeda.

“Karena dalam sistem pendidikan berbasis pesantren, mahasiswa tidak hanya diajari ilmu pengetahuan saja, namun juga dididik dan diajarkan bagaimana berbudi pekerti yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pun, ia menyatakan berencana menambah dua program studi baru pada tahun depan, yakni filsafah dan perbandingan mazhab fiqih.

“Mahasiswa di kampus ini 98 persen berasal dari santri. Sehari-hari memakai sarung, kuliah pun pakai sarung, tapi isi di kepalanya, intelektual luar biasa,” ungkapnya seusai wisuda.

Wisuda kali ini adalah yang pertama bagi STAI Al Anwar. Total mahasiswa yang diwisuda siang itu sebanyak 81 orang, 24 orang di antaranya perempuan.

Pada proses wisuda diketahui, Fatimah Masruroh, mahasiswa berasal dari Temanggung menjadi lulusan terbaik Ilmu Al Quran dengan judul skripsi “Hukum Kolerasi Makna dan I’rob” dengan indeks prestasi kumulatif 3,64.

Sekretaris Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jawa Tengah Hasyim Muhammad mengatakan, STAI Al Anwar merupakan perguruan tinggi yang sehat dan legal menurut ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, meskipun para dosen di kampus itu berasal dari kalangan kiai, namun tingkat kedisiplinan dijaga dan kampus itu sudah memiliki izin. Ia pun lantas mengingatkan bahwa legal atau ilegalnya perguruan tinggi bisa dilihat.

“Untuk mengetahui ilegal atau tidaknya sebuah perguruan tinggi dapat dilihat dari laporan datanya di pangkalan data. STAI Al Anwar adalah salah satu perguruan tinggi yang sehat atau legal menurut perundang-undangan, dan telah mendapat izin,” tandasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan