Guru Sertifikasi di Sekolah Kecil Tetap Dapat Tunjangan

Friday, 25 November 2016 | 21:39 WIB
Siswa SD Negeri Pasucen Kecamatan Gunem tampak bermain bersama di halaman sekolah setempat. Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan kekurangan guru, tetapi pihak Kemdikbud menyatakan sebaliknya, kelebihan tenaga pendidik. (Foto: Pujianto)

Siswa SD Negeri Pasucen Kecamatan Gunem tampak bermain bersama di halaman sekolah setempat. Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan kekurangan guru, tetapi pihak Kemdikbud menyatakan sebaliknya, kelebihan tenaga pendidik. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Polemik pencairan tunjangan sertifikasi guru seiring terbitnya Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016 akhirnya mulai terurai secara perlahan.

Menurut Bupati Rembang Abdul Hafidz, tunjangan sertifikasi bagi guru yang telah mendapatkan jatah tunjangan sertifikasi bisa dicairkan, meski mengajar di sekolah kecil.

“Kemarin sudah ada kepastian bahwa yang sudah dapat (sertifikasi bisa dibayarkan), maka tidak lama lagi kami perintahkan Kepala Dinas untuk membayarkan sertifikasi guru,” katanya.

Saat menjadi Inspektur Upacara Hari Guru di Alun-alun Rembang, Jumat (25/11/2016), Hafidz menyebut saat ini pihaknya menunggu petunjuk dari Kemdikbud sebagai bahan pijakan.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Rembang Jumanto menyatakan bersyukur guru bersertifikat profesi yang mengajar di Rombel kurang dari 20 siswa, tetap bisa mendapat tunjangan.

“Guru SD dan SMP akan cair untuk triwulan ketiga dan triwulan keempat, sedangkan guru TK dan SMA/SMK sudah cair kemarin, sehingga saat ini proses pemberkasan untuk triwulan IV,” tandasnya.

Menurutnya, jika guru bersertifikat profesi yang kini mengajar dalam Rombel kurang dari 20 siswa tidak mendapat tunjangan sertifikasi, maka akan ada ribuan guru yang menjadi korban.

“Banyak guru di sekolah pinggiran yang mengajar di bawah 20 siswa. Jika pun sekolah di-regrouping, akan membebani orang tua siswa karena letak sekolah yang jauh dari rumah bisa menimbulkan biaya transportasi,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Noor Effendi mengatakan, tunjangan profesi guru diberikan guna meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru.

“Muaranya terhadap pelayanan pendidikan yang lebih baik. Tetapi memang di setiap tahun selalu ada evaluasi terhadap petunjuk teknis, yang mengarah pada tujuan adanya sertifikasi pendidik,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan