Guru dan Siswa Tanam Seribu Bunga di Bendungan Warugunung

Rabu, 14 Maret 2018 | 16:09 WIB

30 guru dan 270 siswa dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Avicenna Lasem melakukan penanaman seribu bunga. Aksi ini dilakukan di tepi bendungan di Desa Warugunung Kecamatan Pancur pada Rabu (14/3/2018) pagi. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

PANCUR, mataairradio.com – 30 guru dan 270 siswa dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Avicenna Lasem melakukan penanaman seribu bunga.

Aksi ini dilakukan di tepi bendungan di Desa Warugunung Kecamatan Pancur pada Rabu (14/3/2018) pagi.

Kegiatan ini dalam rangka ulang tahun ketujuh SDIT Avicenna, sekaligus mengisi masa jeda pascaujian tengah semester (UTS) II.

Shofi Ahmad Husnan, salah seorang guru yang juga ketua panitia kegiatan itu mengatakan, bunga yang ditanam berbagai jenis.

“Dua tahun sebelumnya, SMK Avicenna juga pernah melakukan penanaman di tepi bendungan di Warugunung, namun jenis cemara. Kami tertarik mengikuti,” katanya.

Menurutnya, kegiatan penanaman ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam penataan destinasi wisata.

“Kami juga menyumbangkan pot bunga dari bahan kaleng cat bekas yang sebelumnya telah dilukis oleh siswa. Kami serahkan pula tanaman keras seperti sawo kecik,” sebutnya.

M Ridwan, Kepala Desa Warugunung menyambut secara antusias kegiatan menanam seribu bunga yang dilakukan oleh para guru dan siswa tersebut. Apalagi, anggota TNI dari Koramil Pancur juga ikut serta.

“Bendung Sambongan dapat dijadikan destinasi wisata alam karena Warugunung termasuk dalam tiga desa di kawasan pegunungan, selain Banyurip dan Criwik,” katanya.

Pihak desa berencana menata kawasan bendungan dan akan menambah beberapa spot menarik seperti jembatan gantung dan flying fox.

Namun dalam waktu dekat ini, pihaknya masih akan fokus pada kegiatan penanaman dan penghijauan.

“Tujuannya agar tepian bendungan tidak terlihat gersang ketika musim kemarau,” terangnya.

Sementara itu, acara penanaman bunga yang berlangsung selama 2,5 jam sejak pukul 08.00 WIB.

Para guru dan siswa SDIT Avicenna ini datang dan pulang dengan menumpang sembilan minibus.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan