Gudang SD Negeri Pandangan Wetan Terbakar

Senin, 27 Oktober 2014 | 17:28 WIB

 

Gudang kayu bekas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pandangan Wetan 1 Kecamatan Kragan, Senin (27/10/2014) sekitar pukul 15.00 WIB, terbakar. (Foto:Rif)

Gudang kayu bekas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pandangan Wetan 1 Kecamatan Kragan, Senin (27/10/2014) sekitar pukul 15.00 WIB, terbakar. (Foto:Rif)

 

KRAGAN, mataairradio.com – Gudang kayu bekas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pandangan Wetan 1 Kecamatan Kragan, Senin (27/10/2014) sekitar pukul 15.00 WIB, terbakar. Diduga, api dipicu oleh sisa pembakaran sampah dari warung jajanan di samping gudang.

Saat kejadian, situasi sekolah sedang sepi. Sebelum merembet ke bangunan gudang, warung jajanan lebih dahulu ludes. Warga yang mengetahui kebakaran saat api sudah membesar, menjadi panik. Pasalnya, gudang sekolah itu juga berdekatan dengan permukiman padat penduduk.

Selain segera beramai-ramai berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, sebagian warga pun merespon kebakaran itu dengan bergegas mematikan aliran listrik di rumah mereka.

“Kami juga menghentikan truk tangki pengangkut air. Kami pakai airnya untuk mengendalikan api. Warga pun segera menjebol tembok gudang, agar api tak merembet ke bangunan lain,” ujar M Dzia Ulhaq, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Salah seorang guru SD Negeri Pandangan Wetan 1 Khusnul Khotimah mengaku belum bisa menaksir berapa kerugian akibat musibah kebakaran tersebut.

“Untuk total kerugian kami belum bisa menaksirnya,” ujarnya.

Sementara itu, tim pemadam kebakaran dari Pemkab Rembang yang sampai di lokasi sekitar 20 menit setelah kejadian tak mampu berbuat banyak. Mereka hanya melakukan penyemprotan air untuk memastikan agar tidak ada bara api yang menyala.

Lagi-lagi jarak antara lokasi kejadian dengan markas pemadam kebakaran menjadi salah satu penyebab keterlambatan petugas pemadam kebakaran sampai di lokasi.

“Kami kerahkan satu mobil damkar dan satu tangki. Begitu mendapat informasi, kami langsung terjun ke lokasi. Tapi ya itu, jaraknya jauh dari markas. Ya, kita nggak bisa banyak berbuat. Soal kerugian material, diperkirakan mencapai Rp25 juta,” kata Sarpani, salah satu petugas pemadam kebakaran.

 

Penulis: Pujianto

Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan