Gubernur Ganjar Temui Pangeran Kesultanan Ternate

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:51 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melihat sejumlah pusaka oeninggalan Kesultanan Ternater, Jumat (15/10/2021) di kedaton kesultanan setempat. (Foto: mataairradio.com)

TERNATE, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu dengan Pangeran di Kesultanan Ternate, Hidayat Mudaffarf Sjah, pada Jumat (15/10/2021) di kedaton kesultanan setempat.

Jumat siang itu, di sela-sela obrolan di beranda kedaton Kesultanan Ternate, beberapa abdi dalem kedaton keluar menyuguhkan kopi rempah, khas Ternate. Suguhan itu  lengkap ketika abdi dalem yang lainnya menyusul keluar membawa kudapan roti kenari.

Ganjar menilai, kebesaran Kesultanan Ternate masih sangat terasa hingga saat ini. Bagaimana sebuah kerajaan di masa lalu mampu menguasai 60 teritorial lebih.

Ia mengaku semakin takjub dengan kekuasaan Kesultanan Ternate yang mencakup Papua sampai Filipina. Namun, pada akhirnya bisa berjuang bersama seluruh putra-putri bangsa merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Maka Bung Karno sangat hormat dengan Kesultanan Ternate. Tadi pangeran juga sempat bercerita Bung Karno beberapa kali singgah di Kedaton dan bersahabat dengan sultan Ternate waktu itu,” terangnya.

Ganjar mengatakan, kerajaan-kerajaan seperti ini yang ada di seluruh Tanah Air, sudah semestinya bisa dioptimalkan untuk memperkuat kekayaan dan jatidiri bangsa.

“Entah itu sebagai museum maupun sebagai warisan kebudayaan,” pungkasnya.

Pangeran Hidayat Mudaffarf Sjah mengaku senang dikunjungi Gubernur Jawa Tengah.

Apalagi dulunya Ganjar merupakan teman karib Sultan Mudaffar Sjah, ketika di DPR RI. Yakni ayah dari Pangeran Hidayat Mudaffarf Sjah.

“Semoga apa yang diimpikan Pak Ganjar tentang Kesultanan atau kerajaan bisa terwujud, yakni peningkatan peran kerajaan-kerajaan di Tanah Air ditingkatkan,” tutur dia.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan