Gembala Kambing Ditemukan Tewas Tersengat Listrik

Senin, 17 November 2014 | 19:03 WIB
Kabel berserabut tunggal yang telah terkelupas sehingga menyebabkan Sumijan tewas tersengat listrik, Senin (17/11/2014) sore. (Foto: Pujianto)

Kabel berserabut tunggal yang telah terkelupas sehingga menyebabkan Sumijan tewas tersengat listrik, Senin (17/11/2014) sore. (Foto: Pujianto)

 
SUMBER, mataairradio.com – Seorang gembala kambing bernama Sumijan (70), warga Dusun Legok Desa Sukorejo Kecamatan Sumber ditemukan tewas di persawahan sebelah timur dusun setempat pada Senin (17/11/2014) sekitar pukul 16.00 WIB. Diduga, korban tewas akibat tersengat listrik.

Korban masih diketahui menggembalakan kambing pada sekitar pukul 15.00 WIB. Namun Sulasmi (51), salah satu warga dusun itu kaget ketika mendapati tubuh seseorang tanpa menggunakan baju tertelungkup dalam keadaan tak bernyawa.

“Saya waktu itu akan mengambil air di sumur gali di sebelah timur dusun. Tiba-tiba saya lihat tubuh seseorang tanpa baju atasan sedang tertelungkup dan nampak tak bergerak. Dia terjerat kabel listrik yang dipakai untuk pompa air. Seketika saya memberitahu warga lain,” ungkap Sulasmi.

Tak lama kemudian, suasana desa menjadi gempar. Warga berdatangan ke lokasi kejadian dan mendapati seseorang itu adalah Sumijan. Korban pun lantas digotong ke rumah kediamannya.

Petugas polisi dari Kepolisian Sektor Sumber yang kemudian mendengar peristiwa tersebut datang ke lokasi. Kapolsek Sumber AKP Bibit Agung Santoso datang bersama dokter dari Puskesmas Sumber, Djopo Erwanto.

Dokter langsung melakukan visum luar. Dokter Djopo menyatakan, korban meninggal dunia akibat tersetrum karena di tubuh korban terdapat luka pada leher, lengan tangan kiri, serta telapak dan jari tangan kanan, terkena kabel listrik berserabut tunggal.

“Pada bagian lain di tubuh korban, tidak kami temukan tanda-tanda bekas penganiayaan,” tegas dokter Djopo.

Seusai dilakukan visum terhadap jenazah korban, Kapolsek Sumber menyerahkan mayat Sumijan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang sudah berkeluarga. Menurut rencana, jenazah Sumijan akan dikebumikan pada esok hari, Selasa (18/11/2014) pagi, di permakaman umum desa setempat.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan