Gedung Tua SD Negeri Tritunggal Ambruk

Rabu, 28 September 2016 | 18:55 WIB
Bangunan SD Negeri Tritunggal yang ambruk pada Rabu (28/9/2016) siang. Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Bangunan SD Negeri Tritunggal yang ambruk pada Rabu (28/9/2016) siang. Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bangunan gedung milik Sekolah Dasar Negeri Tritunggal Kecamatan Rembang ambruk Rabu (28/9/2016) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Beruntung, insiden terjadi di luar jam pelajaran, sehingga tidak ada korban jiwa.

Diduga, gedung ambruk lantaran usianya yang tua. Warga setempat, Zuri yang mengetahui peristiwa gedung ambruk itu kali pertama. Saat itu ia sedang melintas di depan sekolah. Tahu-tahu, gedung roboh, tanpa ada hujan atau angin kencang.

Zuri pun langsung mengabarkan kejadian itu kepada Basuki, salah seorang guru di SD Negeri Tritunggal. Kepada reporter mataairradio, Basuki membenarkan usia bangunan yang ambruk itu sudah tua. Menurutnya, gedung itu bangunan tahun 1979. Sempat direhab, tetapi tidak total.

“Selama ini, bangunan yang ambruk kita pakai untuk menyimpan barang-barang bekas seperti meja atau kursi yang tidak bisa dipakai. Semacam gudang lah. Tapi dulunya kita sempat pakai untuk gedung serbaguna; untuk kelas dan perpustakaan,” tuturnya.

Basuki juga menuturkan, sebelum bangunan yang ambruk ini, bangunan lain persis di sisi selatannya pun roboh tahun lalu. Penyebabnya usia bangunan yang tua pula.

“Tadi malam kan hujan. Paginya saya lihat, bangunan sudah mblotong (hampir ambrol). Sudah sejak seminggu, anak-anak kami larang mendekat ke gedung. Ini tadi, saya sampai rumah dikabari mantan kades sini kalau ada bangunan sekolah yang ambruk,” paparnya.

Atas kejadian tersebut, ia sudah laporan ke kepala sekolah. Laporan yang sama, namun secara tertulis akan juga disampaikan pihaknya kepada Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rembang.

Sementara itu, Jono, salah satu orang tua siswa di sekolah itu mengaku bersyukur karena peristiwa itu tidak membawa korban jiwa. Ia berharap pihak sekolah segera bertindak agar tidak sampai mengganggu kinerja sekolah.

“Saya minta pihak sekolah segera mengambil keputusan untuk mengatasi hal itu, dan gedung yang tidak layak huni agar segera diperbaiki, agar di lain waktu tidak ada peristiwa yang sama, terjadi,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan