Garda Bangsa Desak Pemecatan Suwanto dari PKB

Senin, 21 April 2014 | 16:39 WIB
Ketua Dewan Koordinasi Cabang Garda Bangsa Rembang Mohammad Imron. (Foto:Pujianto)

Ketua Dewan Koordinasi Cabang Garda Bangsa Rembang Mohammad Imron. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa atau Garda Bangsa mendesak Dewan Pimpinan Cabang PKB Rembang untuk memecat Suwanto dari keanggotaan partai. Organisasi sayap PKB ini juga meminta pencabutan penugasan terhadap Suwanto di DPRD Rembang.

Ketua Dewan Koordinasi Cabang Garda Bangsa Rembang Mohammad Imron mengatakan, pernyataan Suwanto kepada media yang berdalih tak meraup suara signifikan karena sedang berupaya meneladankan gerakan anti-politik uang, bisa memicu salah pengertian di masyarakat.

Menurut Imron, pernyataan Suwanto yang juga Wakil Ketua DPC PKB Rembang ini, seolah tak menganggap kerja politik partai dan caleg lain yang sudah bersusah payah merebut simpati rakyat. Seolah juga mengesankan, caleg terpilih hanya mengandalkan uang.

Di sisi lain, Garda Bangsa mengklaim menemukan fakta bahwa tim sukses bentukan Suwanto justru diarahkan untuk memenangkan partai lain dan memberi suara ke salah satu parpol kontestan pemilu. Namun Imron tak menanggapi apakah sikap Suwanto sebagai bentuk kecewa pada partai.

Sebelumnya, Suwanto yang dikonfirmasi media mengenai kegagalannya mempertahankan kursi di DRPD, mengakui hanya meraup sekitar 200 suara. Kegagalan itu, menurutnya karena dia tidak melakukan politik uang.

Namun dia menyebut suara PKB di Pemilu 2014 di Kabupaten Rembang, melambung dari sekitar 37.000 menjadi 47.000 suara karena PKB punya banyak pemilih militan dari kalangan Nahdliyin.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Rembang Arif Agung Cholili melakukan evaluasi terhadap Pemilu 2014, baik evaluasi perolehan suara maupun kursi. Pihaknya di antaranya menyoal penurunan perolehan suara yang dikumpulkan Suwanto.

Penurunan suara Suwanto, menurut Cholili, layak dijadikan evaluasi bersama partai. Sebab, perolehannya terjun bebas dari Pemilu 2009 yang 3.900 suara menjadi hanya 200 suara di Pemilu 2014.

Ketua DPC PKB Rembang Yaqut Cholil Qoumas akan memanggil Suwanto untuk diklarifikasi terkait sejumlah hal, termasuk temuan yang diklaim sebagai fakta yang dilayangkan Garda Bangsa. Yaqut menyatakan akan ada keputusan dari hasil klarifikasi, yang dijadwalkan pada Selasa (22/4) ini. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan