Ganster: Kula Nuwun Batang

Jumat, 20 Mei 2016 | 13:25 WIB
Aksi Ganster saat mendukung PSIR di Stadion Krida Rembang. (Foto: psirrembang.co.id)

Aksi Ganster saat mendukung PSIR di Stadion Krida Rembang. (Foto: psirrembang.co.id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Gabungan Suporter Rembang (Ganster) menyatakan akan datang guna mendukung tim kebanggaan mereka, PSIR, saat menantang tim Persibat di Stadion Sarengat, Batang, Sabtu (21/5/2016) sore.

“Kami akan datang setidaknya berombongan satu bus dari Rembang dan sekitar seratusan anggota Ganster yang berasal dari beberapa kampus di Semarang,” ungkap Komandan Ganster, Nugroho Ghozali, Jumat (20/5/2016).

Menurut rencana, barisan pendukung setia Laskar Dampo Awang akan berangkat dari Rembang pada Sabtu (21/5/2016) pagi, mengingat jarak dari kabupaten ini ke Batang, memakan waktu sekitar lima jam, apabila normal.

“Berangkat pagi sekitar pukul 07.00. Kami kira cukup waktu untuk sampai Batang karena waktu tempuhnya sekitar lima jam. Kalau lancar, ideal,” terangnya.

Nugroho yang akrab lebih terkenal dengan panggilan Fadlun menilai, dukungan secara langsung terhadap PSIR di kandang Persibat penting untuk menambah spirit para pemain saat berlaga.

“Kami datang tentu untuk memberi dukungan kepada PSIR biar pemain lebih termotivasi. Keinginan kami agar PSIR bisa menang atau paling tidak membawa pulang poin,” tegasnya.

Sementara itu, rombongan pemain, pelatih, dan ofisial PSIR sudah berangkat dari Rembang, Jumat (20/5/2016) pagi. Ada 18 pemain yang dibawa ke Batang.

Pelatih PSIR Haryanto mengaku tidak membawa lima orang pemain karena kendala sakit, yaitu Edi Santoso, M Hepi, Amirul Fafa (kiper), Muslimin, dan Putut.

“Rencana untuk merotasi Suyono dengan Edi Santoso, jelas tidak bisa kami lakukan karena Edi sakit. Ini juga Zaenal Arifin kita bawa tapi kondisinya agak kurang sehat. Tapi kami siap tempur,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan