Ganster Pertimbangkan Kelola PSIR Musim Depan

Kamis, 11 Desember 2014 | 17:12 WIB
Dirijen Master Ganster Nugroho "Fadlun" Ghozali (bertopi). (Foto:Dokumentasi Ganster)

Dirijen Master Ganster Nugroho “Fadlun” Ghozali (bertopi). (Foto:Dokumentasi Ganster)

 

REMBANG, mataairradio.com – Gabungan Suporter Rembang (Ganster) mempertimbangkan usulan dari bekas pengelola PSIR untuk mengelola klub yang berjuluk Laskar Dampo Awang ini pada musim depan.

Namun barisan pendukung setia PSIR ini mengaku harus terlebih dahulu membuat rumusan melalui pertemuan di internal mereka. Jarwanto, Bendahara Ganster menyatakan, keputusan pihaknya untuk mengelola klub PSIR, harus dilalui dengan mempertimbangkan sumbangan saran dari banyak pihak.

“Kami baru akan membawa usulan yang dilempar oleh pengendali PT Rembang Sportindo Mandiri dalam rapat pengurus, paling cepat pekan ini. Ganster sebenarnya lebih memilih untuk menjadi pendukung setia saja. Namun jika harus melihat PSIR hilang, kami jelas tidak rela,” katanya.

Dirijen Master Ganster Nugroho “Fadlun” Ghozali lebih dahulu mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang terhadap PSIR. Bagaimana pun, PSIR adalah aset Rembang. Apalagi, kabupaten ini juga turut terkenal melalui klub sepakbola tersebut.

“Akan lebih baik, Pemkab bersama DPRD serta KONI dan PSSI Rembang, duduk bersama dengan mengundang elemen suporter membahas nasib PSIR musim depan. Meski kepengolaan PSIR di Divisi Utama dilakukan secara profesional, bukan berarti Pemkab lepas tangan,” tandasnya.

Mengenai kepengelolaan PSIR oleh Ganster, menurutnya cukup berat, jika dilakukan tanpa sokongan banyak pihak. Sebab, jika berkaca pada dana yang dihabiskan di musim lalu yang mencapai hampir Rp1,5 miliar, relatif berlebihan jika harus dibiayai dari iuran anggota Ganster.

Pada sebuah kesempatan sebelumnya, bekas pengelola PSIR, PT Rembang Sportindo Mandiri (RSM) melontarkan saran mengejutkan menyangkut nasib Laskar Dampo Awang yang saat sekarang belum jelas kepengelolaannya.

Pihak perseroan yang menaungi PSIR selama tiga musim beruntun ini, justru mengusulkan agar Skuat Oranye mengikuti saja liga amatir atau turun kasta ke Divisi I, agar memperoleh dukungan anggaran dari Pemkab Rembang.

“Namun PSIR bisa dikelola melalui iuran gabungan, sehingga pemilik permanen PSIR adalah perusahaan yang dibentuk secara patungan. Ganster juga bisa membuat koperasi, kemudian urunan dengan tokoh peduli bola untuk membuat PT untuk klub profesional,” ujar Charis Kurniawan, CEO PT RSM.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan