Ganjar Siap Akomodasi Penolak Pabrik Semen

Rabu, 18 Juni 2014 | 17:02 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

REMBANG, MataAirRadio.net – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyarankan kepada semua pihak yang berkepentingan dengan rencana pendirian pabrik semen di Kabupaten Rembang, agar membangun komunikasi. Bagi Ganjar, warga tidak perlu marah-marah.

Ganjar meminta kepada warga untuk tenang saja. Sebab Gubernur menyatakan siap mengakomodasi tuntutan warga dengan memfasilitasi mereka untuk saling bertemu dengan pihak-pihak yang berkepentingan.

Ganjar menyarankan pihak PT Semen Indonesia untuk menyosialisasikan kembali dokumen Amdal agar semua mengerti tentang pendirian pabrik semen. Sosialisasi tersebut penting agar warga tidak terus-terusan marah. Ganjar juga mengklaim telah bertemu tokoh penolaknya.

Gubernur menegaskan, jika mereka tetap tidak mau membuka komunikasi dan akan menggugat, dipersilakan. Ganjar juga berharap kepada pihak polisi dan tentara agar tidak bertabrakan dengan warga di lapangan.

Di kesempatan terpisah, Komisioner Komnas HAM Muhamad Nur Khoiron mengaku sudah mendengar adanya aksi warga yang bertahan di sekitar tapak pabrik semen milik PT Semen Indonesia. Begitu mendapat informasi, pihaknya juga mengaku langsung mengontak Plt Bupati Rembang pada Rabu (18/6) pagi.

Menurut Khoiron, Plt Bupati Abdul Hafidz memang sudah menceritakan aksi itu dalam versi Pemerintah. Namun Komnas HAM menyatakan kembali mengingatkan kepada Plt Bupati mengenai salah satu alasan warga menolak kegiatan penambangan.

Dia membeberkan bahwa berdasarkan hasil konfirmasi lapangan yang dilakukan Komnas HAM di wilayah Kecamatan Gunem belum lama ini, masyarakat memiliki persepsi negatif terhadap kegiatan penambangan. Persepsi tersebut muncul setelah mereka melihat tingkah pengusaha tambang yang kini ada.

Ada salah satu perusahaan tambang di wilayah Tegaldowo yang dianggap menghalangi akses warga ke lahan pertanian mereka. Warga juga hanya mendapat debu tanpa adanya kompensasi yang jelas. Namun saat Hafidz diingatkan seperti itu, Komnas belum mendapat penjelasan.

Sementara itu, Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz saat dihubungi berjanji segera menjalin komunikasi dengan warga. Ketika dikontak pada Rabu (18/6) sore, Hafidz mengaku sedang berada di Kalimantan untuk tugas dinas terkait BPJS Kesehatan.

Hafidz juga mengaku akan memperpendek masa tugasnya di Kalimantan yang mestinya sampai dengan Jumat (20/6). Kamis (19/6) ini, dia akan bertolak menuju Rembang. Plt Bupati mengaku akan segera menemui warga. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan