Gamis Syar’i Masih Paling Laku di Pasaran

Kamis, 23 Mei 2019 | 16:24 WIB

Pedagang pakaian di Pasar Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Jelang lebaran banyak masyarakat yang berbelanja kebutuhan untuk keluarganya khususnya pakaian untuk dipakai pada saat menunaikan salat idul fitri ataupun berkunjung ke sanak saudara.

Tahun 2019 pakaian wanita yang masih banyak diminati adalah model gamis dan kerudung lebar yang biasanya di jual satu paket. Penjual pakaian menyebutnya dengan istilah gamis syar’i.

Susi Susanti salah seorang pedagang pakaian di pasar Rembang menyebutkan bahwa trend pakaian wanita tidak banyak berubah dengan tahun lalu yaitu gamis syar’i. Walaupun ada beberapa model pakaian yang masih tetap diminati seperti model dres (terusan), gaun ataupun overall.

Untuk harga satu paket gamis beserta kerudungnya di pasaran berkisar Rp 180-200 ribu, sedangkan untuk kerudung saja berkisar Rp 50 ribu tergantung bahan dan modelnya. Untuk kerudung yang paling laku model lebar yang bisa menutupi setengah badan.

“Kerudung yang lagi ngetrend yang lebar itu lho Mas, dan juga panjang bagian belakang intinya menutupi setengah badan,” ungkap perempuan asal Desa Waru Kecaatan Rembang ini

Susi mengaku untuk omzetnya jika pasar dalam keadaan ramai seperti libur ataupun jelang hari raya bisa mencapai Rp 3-5 juta sedangkan jika pasar kurang ramai maka ozet yang didapat Rp 1-2 juta per hari.

Dirinya memprediksi jika pasar ramai seminggu jelang lebaran dan puncaknya dua hari sebelum lebaran, karena menurut pengalamannya pengunjung pasar sampai kesulitan untuk memarkir kendaraan karena ramai.

“Dua hari sebelum lebaran sampai kesulitan parkir mas saking ramainya,” pungkasnya.

Untuk model pakaian pria, dari pantauan reporter mataairradio.com pada beberapa penjual pakaian di pasar Rembang kemeja masih paling diminati setelah itu batik model sarimbitan (seragam keluarga).

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan