Gagal Nyalon, Harno Langsung Aktif di Parlemen

Kamis, 30 Juli 2015 | 17:30 WIB
Harno (kanan) saat mendaftar sebagai bakal calon Bupati Rembang dari Partai Demokrat, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

Harno (kanan) saat mendaftar sebagai bakal calon Bupati Rembang dari Partai Demokrat, beberapa waktu lalu. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Politisi Partai Demokrat Harno tampak langsung aktif menjalani tugasnya sebagai anggota DPRD Rembang setelah gagal mencalonkan diri sebagai bupati, karena tidak mendapatkan calon wakil bupati yang diidamkan, sehingga membuatnya tidak bisa mendaftar ke KPU.

Kamis (30/7/2015) pagi, Harno yang Ketua Komisi B, tampak masuk kantor. Mengenakan setelan warna putih bermotif kotak-kotak biru, Harno langsung menuju ruang Fraksi Demokrat. Ditanya mataairradio, dia mengaku langsung aktif bertugas karena sudah jelas kalah lincah, sehingga gagal “nyalon”.

“Ternyata politik itu begitu. Bahasanya, lincah-lincahan. (Soal) Siapa yang paling cepat mengambil peluang. Saya sudah kalah dalam permainan. Jadi saya ya langsung aktif saja lagi (berkantor, red.),” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Harno pun menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya menghabiskan satu miliar rupiah, selama proses pencalonannya sebelum kemudian gagal. Dia tidak menyebutkan berapa jumlah pasti dana yang telah dikeluarkan. Hanya saja, besarannya tidak sampai membebaninya.

Soal pengalihan dukungannya ke pasangan calon kepala daerah Sunarto-Kuntum Khairu Basa yang diusung oleh Partai Demokrat, Harno menyatakan akan memberi dukungan kepada pasangan tersebut karena dirinya merupakan kader partai tersebut.

“Sebagai kader, saya tentu mendukung calon yang diusung oleh Partai Demokrat, Pak Nartom-Kuntum,” tegasnya.

Terlepas dari dukungannya itu, politisi asal Pamotan yang kini tinggal di bilangan Jalan Pemuda Rembang berharap agar Pilkada Rembang berlangsung aman dan lancar. Harno meminta kepada pasangan calon berkompetisi secara sehat.

“Biarkan masyarakat memilih calon yang terbaik,” imbuhnya.

Dia pun menilai, Pilkada yang diikuti oleh tiga pasangan calon, akan berlangsung secara ketat. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang 9 Desember nanti akan diikuti oleh pasangan Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto dari jalur perseorangan serta Hamzah Fatoni-Ridwan dan Sunarto-Kuntum Khairu Basa.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan