Forum Kades Terpilih 2019 Tuntut Pembentukan BPD Ulang

Selasa, 3 Desember 2019 | 20:32 WIB

Surat Forum Kades Terpilih 2019 Kec. Sarang terkait aduan proses pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang digelar oleh 7 desa di Kecamatan Sarang. (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Tujuh calon kepala desa terpilih dari Kecamatan Sarang yang tergabung dalam Forum Kades Terpilih 2019 mengadukan proses pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang digelar oleh 7 desa di Kecamatan Sarang kepada Bupati dan Ketua DPRD Rembang.

Mereka mengadukan proses pembentukan BPD yang dianggap tidak demokratis, transparan dan tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Proses pembentukan BPD yang diadukan itu masing-masing Desa Bonjor, Desa Tawangrejo, Desa Baturno, Desa Lodan Kulon, Desa Gunungmulyo, Desa Gonggang dan Desa Temperak Kecamatan Sarang

Koordinator Forum Kades Terpilih 2019 Kec. Sarang, Abdul Gofir menyatakan proses pembentukan BPD di tujuh desa tersebut digelar tidak secara demokratis dan tidak transparan sehingga menimbulkan banyak protes masyarakat secara luas kepada Kades terpilih.

“Salah satu contohnya di desa kami Bonjor, pembentukan rekrutmen BPD dalam struktur yang telah ditetapkan itu diisi oleh orang-orang yang mewakili golongan oknum tertentu. Sehingga kami sebagai Kades terpilih diprotes oleh masyarakat untuk melakukan pembentukan ulang BPD dengan proses yang baik dan benar,” ungkap Gofir.

Pihaknya meminta jadwal audiensi pada Selasa (03/12/2019) pagi namun oleh pihak DPRD Rembang akan dijadwal ulang karena jadwal yang padat pada hari ini.

Puji Santoso anggota DPRD Rembang saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada surat masuk dari Forum Kades Terpilih 2019 dan isinya permohonan audiensi terkait pembentukan BPD.

Pihak DPRD menjadwalkan Rabu (4/12/2019) besok bersama komisi I untuk membahas hal tersebut.

“Ya Mas, kemarin suratnya sudah masuk, jadwal hari ini (Selasa) cukup padat sehingga kita jadwal ulang, rencananya audiensi akan digelar besok (Rabu, 4/12/2019) pagi,” pungkasnya.

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan