FKDT Sulang Adakan Pelatihan Baca Tulis Al-Quran Metode Yanbu’a

Minggu, 19 Desember 2021 | 22:52 WIB

Seremoni Pembukaan kegiatan Pelatihan Metode Yanbu’a oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Sulang, pada Sabtu (18/12/2021). (Foto: mataairradio.com)


SULANG, mataairradi.com –
Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Sulang mengadakan pelatihan baca tulis Al-Qur’an metode Yanbu’a.

Pelatihan yang bekerja-sama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Sulang dan Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (Badko TPQ) Sulang itu digelar selama dua hari hingga Ahad, 19 Desember 2021, di Madrasah Diniyah An-Nuroniyah Desa Kerep-Sulang.

Setidaknya ada ratusan peserta dari guru madrasah di Sulang yang mengikuti pelatihan dengan menghadirkan tim dari Yanbu’a Pusat tersebut.

Ketua panitia, Sumilan menuturkan, tujuan pelatihan metode Yanbu’a nagi para ustadz ustadzah pengampu pelajaran Al-Quran sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas para santri madrasah diniyah dan TPQ  dalam membaca dan menulis serta menghafal Al-Quran.

“Ini untuk mengefektifkan belajar Alquran. Karena mereka hanya enam tahun di madrasah, banyak lulusan yang belum mampu membaca Al-Quran dengan benar. Dibutuhkan metodologi yang tepat untuk mempelajarinya secara mudah,” jelasnya.

Wakil Bupati Rembang M. Hanies Cholil Barro’ atau yang akrab disapa Gus Hanies  dalam sabutannya saat seremoni pembukaan acara mengapresiasi ats diadakannya kegiatan pelatihan metode Yanbu’a.

Ia mengatakan, banyak TPQ maupun madrasah diniyah yang sudah menerapkan metode Yanbu’a. Hal itu karena metode ini dinilai mudah dipahami, ringkas, praktis, dan ada jilid pemulanya.

“Tentu menarik jika kali ini Sulang mengadopsinya (Metode Yanbu’a, red.). Saya mendukung upaya peningkatan kemampuan guru dalam mengajar, tentu dengan tidak meninggalkan komunikasi yang baik antara guru dan orang tua, jadwal yang terstruktur, dan bimbingan orang tua di rumah,” ujar Gus Hanies.

Ia menambahkan, Pemkab Rembang terus berupaya untuk meningkatkan mutu sekaligus kesejahteraan bagi TPQ dan Madin, meskipun pada 2021 insentif yang diberikan bagi para guru belum bisa maksimal, karena kemampuan anggaran masih lemah akibat re-focusing anggaran dalam penanganan pandemi covid-19.

“Meski begitu, saya yakin, keberkahan dan rida Allah masih menjadi niat kuat yang dimiliki oleh mayoritas guru TPQ dan Madin di negeri ini,” tuturnya.

Metode Yanbu’a sendiri merupakan salah satu metode baca, tulis, dan menghafal Al-Quran yang disusun oleh Kiai Muhammad Ulin Nuha Arwani dari Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Kudus.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan