Fatayat Rembang Dampingi Lansia Mengaji di Panti Jompo

Wednesday, 25 October 2017 | 14:26 WIB

Para penghuni panti jompo di Rembang akan mendapat pendampingan dari Fatayat NU dalam hal menjalankan ibadah. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Rembang mencanangkan pendampingan bagi para lanjut usia berupa fashalatan atau tuntunan salat lengkap dan membaca Al-quran di panti jompo setempat, Rabu (25/10/2017).

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Rembang Raabiatul Bisyriyah Sybt menjelaskan, pendampingan tersebut merupakan pengabdian nyata dari pemudi nahdliyin kepada masyarakat di panti jompo, dalam menjalani hari-hari tua mereka.

“Fatayat ingin berkhidmah langsung ke masyarakat, terutama penghuni panti jompo yang notabene terlantar dan tanpa keluarga; dengan memberikan pendampingan ibadah dan mengaji,” katanya kepada mataairradio.com seusai acara.

Ia juga menjelaskan, pendampingan dilakukan dengan membagi para penghuni panti jompo yang perempuan per kelompok, beranggotakan 4-5 orang. Tiap kelompok akan didampingi satu kader Fatayat, sehingga diharapkan berjalan efektif.

“Jumat depan ini (27/10/2017) ini, insyaAllah akan kita mulai pendampingan. Pendampingan akan kita lakukan dua kali dalam seminggu, yakni tiap hari Selasa dan Jumat. Penghuni yang laki-laki, kita bekerjasama dengan sahabat Ansor,” katanya.

Muh Solikin, Kepala Sub-Bagian Tata Usaha pada Unit Pelayanan Sosial Lanjut Usia Panti Wreda Margo Mukti Rembang menyatakan terbantu dengan peran serta dari Fatayat NU dalam menyelenggarakan bimbingan rohani bagi para jompo.

“Peran serta Fatayat ini sekaligus melengkapi bimbingan yang sudah kami berikan kepada para penghuni panti jompo. Peran serta semacam ini dibutuhkan agar penghuni panti tak merasa sendirian,” terangnya seusai pencanangan tersebut.

Ia menyebutkan, panti jompo setempat dihuni oleh 70 orang lansia, terdiri atas 48 perempuan dan 22 laki. Jumlah petugas di panti itu sebanyak 10 orang, sedangkan idealnya 15 orang, sehingga memerlukan peran serta masyarakat.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan