Fadli Zon Akan ke Sarang untuk Minta Maaf Kepada Mbah Moen

Kamis, 21 Februari 2019 | 19:16 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. (Foto: MSN.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon akan sowan kepada Kiai Haji Maemun Zubair atau Mbah Moen, di Komplek Pondok Pesantren Al-Anwar di Desa Karangmangu Kecamatan Sarang, dalam waktu dekat ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun rencana kunjungan tersebut terkait permohonan maaf atas polemik puisinya yang berjudul “Doa yang Ditukar”.

Puisi itu dianggap telah menyindir salah satu tokoh ulama asal Rembang saat membacakan doa ketika menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di kediamannya, beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Rembang Majid Kamil (Gus Kamil) yang merupakan salah satu putra KH Maemun Zubair mengaku, dirinya belum diberitahu secara langsung oleh Fadli Zon terkait rencana kunjungannya ke kediaman Mbah Moen, hanya saja tahu dari media cetak.

“Keluarga menyambut baik rencana itu dan sudah saya sampaikannya kepada Abah (Mbah Moen, red.),” ungkap Gus Kamil.

Terkait puisi milik Fadli Zon berjudul “Doa yang Ditukar” yang sempat menghebohkan publik, menurut Gus Kamil tidak perlu ada permintaan maaf.

“Karena kan maksud “kau” dalam puisi itu berdasarkan keterangan dari pembuatnya tidak ditujukan kepada Mbah Moen,” imbuhnya.

Gus Kamil juga mengatakan, apabila maksud puisi yang dibuat Fadli Zon adalah untuk “menyerang” Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy atau Gus Romy, menurutnya pun kurang sesuai.

“Ketika Mas Romy mengingatkan Mbah Moen saat salah sebut nama, dia bilang ke saya. Saya suruh untuk mengingatkan,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu anggota pengurus Partai Gerindra Kabupaten Rembang Puji Santoso, saat dikonfirmasi mataairradio.com pada Kamis (21/2/2019) sore mengaku belum menerima pemberitahuan secara resmi terkait rencana kedatangan Fadli Zon ke KEdiaman Mbah Moen di Sarang.

“Belum dapat kabar (Terkait rencana Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon untuk sowan kepada Mbah Moen di Sarang-Rembang, red.),” tandasnya.

 

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan