Enam Warung Remang-remang di Jalur Pantura Pasarbanggi Dirobohkan

Kamis, 6 September 2018 | 13:02 WIB

Kondisi warung remang-remang di sebelah selatan Jalur Pantura masuk Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang yang dinilai membuat resah warga setempat, Selasa (4/9/2018). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Enam unit warung remang-remang yang berdiri di sepanjang Jalur Pantura Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang telah dirobohkan secara sukarela oleh pemiliknya.

Sebelumnya, warga dan pemerintah Desa Pasarbanggi memperingatkan pemilik warung remang-remang supaya pindah dari wilayah desa setempat, karena dianggap meresahkan warga.

Warga menganggap warung-warung tersebut sebagai sarang virus HIV/AIDS dan peredaran minuman keras.

Kepala desa setempat, Rasno menyebutkan masih ada sembilan warung lagi yang hingga Kamis (6/9/2018) siang belum dirobohkan pemiliknya.

“Beberapa diantara mereka justru meminta dispensasi agar batas waktu yang telah ditentukan supaya diperpanjang,” ungkapnya saat dihubungin mataairradio.com, pada Kamis (6/9/2018) pagi.

Namun, Rasno mengaku akan tetap mengeksekusi warung remang-remang yang masih tetap berdiri, jika pada batas waktu yang ditentukan pada Kamis (6/9/2018) ini belum dirobohkan pemiliknya.

Ia mengatakan, eksekusi terhadap warung yang masih berdiri akan dilakukan pada Jumat (7/9/2019) siang.

“Kami sudah bekerja sama dengan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) untuk mendampingi proses ekseskusi besok,” katanya.

Sementara itu, dari enam warung yang sudah dirobohkan secara sukarela oleh pemiliknya, dua diantaranya merupakan milik warga lokal serta sisanya milik warga dari Kabupaten Pati dan Jepara.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan