Enam Orang Ditangkap pada kasus Rekayasa Perampokan

Selasa, 21 Maret 2017 | 07:15 WIB

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Kepolisian Resor Rembang menetapkan tiga orang tersangka baru pada kasus rekayasa perampokan truk tronton di bilangan Jalan Pantura Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang pada awal Maret lalu.

Tiga tersangka adalah Sutriyono (36) warga Dusun Waru Desa Sumberjo Pandaan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Menurut polisi, Sutriyono bekerja sebagai sopir namun di kasus ini berperan sebagai perantara penjualan barang.

Kemudian, Candra Prasetya (31) warga Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Ia yang berprofesi sebagai pengumpul rosok itu bertindak sebagai penjual barang hasil kejahatan.

Satu tersangka lagi adalah Achmad Faisol (34) warga Mejobo Kabupaten Kudus. Selain sebagai pembeli dari perantara dan penjual, ia sekaligus berperan sebagai penjual barang-barang berupa alumunium, kuningan, tembaga, dan timah.

Penangkapan tiga orang tersebut sekaligus menggenapkan jumlah tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang. Sebelumnya polisi meringkus sopir truk tronton Taufik Ichwan Ghozali (30) warga Sejan Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun.

Ia dinilai terbukti memberikan keterangan palsu lantaran pura-pura menjadi korban perampokan. Polisi lalu menangkap Budi Utomo (28 warga Klino Kecamatan Sekar Bojonegoro dan Moh Taufik (38) warga Glanggang Beci Pasuruan, rekan Taufik.

Ichwan bekerja sama dengan Achmad Taufik dan Budi Utomo merekayasa perampokan tronton beserta seluruh muatannya. Mereka pura-pura melakban mata dan mulut sopir kemudian membuangnya di Jalan Tireman-Pamotan wilayah Desa Padaran Rembang, Minggu (6/3/2017).

Ketiga tersangka yang ditangkap pertama mengaku menjual muatan tronton Nopol L 9599 UF hanya dengan harga Rp 266.350.000. Barang-barang tersebut akhirnya oleh tersangka dijual ke Semarang.

Kapolres Rembang melalui Kasatreskrim AKP Ibnu Suka mengatakan, hingga Senin (20/3/2017), para tersangka sudah diamankan di Mapolres Rembang. Mereka masing menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk kemungkinan mengembangkan kasus.

Dari tangan para tersangka baru ini, Satreskrim menyita beberapa barang bukti, antara lain adalah tiga unit ponsel, tiga keping kartu ATM BCA dengan nomor berbeda, sepeda motor Yamaha N-Max putih serta Grand Max hitam Nopol K 1781 WK.

“Kami sudah memeriksa para saksi dan tersangka. Tersangka juga sudah ditahan dan kami mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada pihak Kejaksaan Negeri Rembang,” terangnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan