Dua Sekolah Siap UN Online di Rembang

Kamis, 5 Februari 2015 | 20:16 WIB
SMK Umar Fatah Rembang. (Foto:smktiufa.sch.id)

SMK Umar Fatah Rembang. (Foto:smktiufa.sch.id)

 
REMBANG, mataairradio.com – Dua sekolah di Kabupaten Rembang siap melaksanakan ujian nasional dalam jaringan atau online atau computer based test pada 2015.

Padahal, sebelumnya ada delapan sekolah di Rembang yang dinominasikan oleh Pusat Penelitian Pendidikan atau Puspendik untuk menggelar UN online.

Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Rembang Mutakin mengungkapkan, dua sekolah yang siap melaksanakan ujian nasional secara online adalah SMK Negeri 1 Rembang dan SMK Umar Fatah.

“Sekolah yang awalnya dinominasikan terdiri atas empat SMK, satu SMA, dan dua SMP,” ungkap Mutakin kepada mataairradio.

Menurutnya, kesiapan dua SMK untuk ujian nasional dalam jaringan ini, terungkap setelah dilakukan klarifikasi langsung kepada sekolah.

Dia menyebutkan syarat bisa menggelar ujian nasional online adalah lembaganya berakreditasi A dan rasio ketersediaan komputer di sekolah itu sudah mencapai 1:3.

“Ketersediaan komputer di sekolah yang bersangkutan harus memenuhi rasio minimal 1:3. Satu komputer untuk tiga siswa,” terangnya.

Mutakin juga menyebutkan, empat SMK yang sempat masuk nominasi ujian nasional online adalah SMK Negeri 1 dan 2, SMK Umar Fatah, serta SMK Muhammadiyah Rembang.

Sementara satu SMA adalah SMA Negeri 1 Rembang. Adapun dua SMP yaitu SMP Negeri 2 Rembang dan SMP Negeri 1 Lasem.

Dia menegaskan, komputer yang dimaksud harus tersedia dengan rasio cukup itu, bukan merupakan komputer jinjing atau laptop.

“Dua sekolah yang siap ujian nasional online itu, masih akan diverifikasi kembali oleh Puspendik,” katanya.

Pasalnya, SMK Umar Fatah memang sudah memiliki rasio ketersediaan komputer yang cukup, tetapi akreditasi lembaganya masih B.

Sementara terhadap SMK Negeri 1 Rembang, Kamis (5/2/2015) siang, pihaknya sudah mengontak sekolah agar kembali mengecek kondisi komputer.

Mutakin menambahkan, siswa dari dua sekolah tersebut sudah siap mengikuti ujian nasional secara online karena telah terbiasa menjalani ujian dengan basis komputer.

Namun psikologi siswa untuk ujian nasional, tetap perlu terus digembleng.

“Soal persiapan ujian nasional tahun 2015 secara menyeluruh, kami belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena prosedur operasional standar belum diterimanya,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan