Dua Pemuda Kasreman Ditusuk, Pelaku Dibekuk

Jumat, 24 Juli 2015 | 17:33 WIB
Eko Susanto, korban luka akibat penusukan asal Kasreman ketika dirawat di IGD RSUD dr R Soetrasno Rembang, Jumat (24/7/2015). (Foto: Pujianto)

Eko Susanto, korban luka akibat penusukan asal Kasreman ketika dirawat di IGD RSUD dr R Soetrasno Rembang, Jumat (24/7/2015). (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Dua orang pemuda dari Desa Kasreman Kecamatan Rembang ditusuk oleh sekelompok orang di depan kedai kopi di tepi Jalan Pantura Pasarbanggi kecamatan setempat, Jumat (24/7/2015) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut Supriyanti, pramusaji di kedai kopi “Gala-gala” itu, awalnya sekelompok orang yang diketahui sebagai pedagang kerai kelilingan asal Palembang datang ke depan warungnya.

“Sampai di depan warung, sekelompok orang yang dari Palembang, meminta air mineral kepada sekelompok pemuda dari Kasreman yang ada di emper warung,” tuturnya kepada reporter mataairradio.

Selanjutnya, diduga akibat salah paham karena permintaan itu dianggap sebagai tantangan, terjadilah perkelahian. Supriyanti dan temannya, Ida, menyebut pelaku yang melakukan penusukan sebanyak tujuh orang.

“Tetapi saya tidak mengenal masing-masing mereka meski sering mampi minum kopi di warung ini,” sambung Ida.

Menurut informasi yang dihimpun, dua korban penusukan itu adalah Suharyono dan Eko Susanto. Suharyono menderita satu luka tusuk di lengan kiri dan Eko mengalami dua luka tusuk di perut kiri bawah dan satu luka tusuk di pungung kiri.

“Suharyono boleh rawat jalan, sedangkan Eko masih kritis di RSUD dr R Soetrasno Rembang,” terang Kanit Reserse Kriminal Polsek Kota Rembang Ipda Sudibyono.

Polisi memang langsung terjun ke tempat kejadian perkara setelah menerima laporan kasus penusukan di warung kopi milik Luluk Purwati.

“Kami sudah memeriksa Luluk di Mapolsek Kota Rembang. Kami menduga, kasus penusukan dilatari kesalahpahaman,” ungkapnya.

Saat ditemui mataairradio di tengah olah TKP di depan kedai kopi “Gala-gala”, dia juga menduga kuat pelaku dalam pengaruh alkohol berat seusai nonton pentas dangdut di Pasarbanggi.

“Setelah kami mengantongi identitas pelaku yang asal Palembang, tim buru sergap dari Polres Rembang melakukan pengejaran,” bebernya.

Sementara itu, siang harinya sekitar pukul 11.00 WIB, Kasat Reskrim Polres Rembang Ajun Komisaris Eko Adi Pramono yang memimpin operasi terhadap pengejaran pelaku mengonfirmasi, sudah berhasil membekuk para tersangka.

“Sudah berhasil kami tangkap. Jumlahnya (tersangka) sementara baru tujuh orang,” ungkapnya kepada mataairradio.

Pihaknya belum bisa menyebut identitas para tersangka pelaku karena belum melakukan pemeriksaan. Yang jelas, dia membenarkan, para tersangka ialah warga Palembang.

“Mereka kami bekuk dalam pelarian di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan