Dua Parpol Ajukan Gugatan untuk Dapil 3 Jateng

Sabtu, 25 Mei 2019 | 13:22 WIB

Gedung Mahkamah Konstitusi. (foto: theconversation.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua Partai politik yaitu Partai Demokrat dan Berkarya diketahui mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk sengketa perolehan suara untuk DPR RI di Dapil 3 Jateng yang meliputi Pati, Rembang, Blora dan Grobogan.

Komisioner KPU Rembang Zaenal Arifin ketika dikonfirmasi pada Sabtu (25/5/2019) pagi membenarkan bahwa ada dua partai yang mengajukan gugatan ke MK pada tanggal 24 Mei 2019 kemarin dengan nomor gugatan 263.

Dirinya menambahkan untuk Partai Demokrat mengajukan gugatan atas nama Joko Udjianto dengan materi gugatan dugaan pengurangan jumlah suara yang bersangkutan. Dan salah satu tuntutannya adalah meminta Bawaslu untuk merekomendasi penghitungan suara ulang (PSU) di Dapil 3 Jateng yang meliputi empat kabupaten termasuk Kabupaten Rembang.

“Sebenarnya itu internal Partai Demokrat Mas, karena yang bersangkutan beranggapan bahwa suaranya dikurangi,” ungkapnya.

Arifin menegaskan pihaknya menyiapkan berkas-berkas untuk menghadapi gugatan tersebut namun sampai saat ini masih menunggu dari MK apakah permohonan gugatan tersebut diterima atau ditolak. Jika diterima maka pihaknya sudah bersiap untuk menghadapinya.

Disinggung dimana kira-kira lokasi penghitungan suara ulang (PSU) jika sampai terjadi, Arifin belum bisa menjawab karena nanti pihak KPU nanti akan melaksanakan apa yang diputuskan diperintahkan oleh MK. Namun dirinya menegaskan bahwa penetapan DPRD Kabupaten jika tidak ada gugatan lagi maka akan ditetapkan tanggal 2 Juli 2019.

“Kalau berkarya gugatannya menyeluruh Mas, untuk DPR RI mulai dari Dapil satu sampai sembilan, sehingga kita yang masuk Dapil 3 Jateng juga kena gugatan,” ungkap pria asal Desa Jatimudo Kecamatan Sulang ini.

Sementara itu Ketua Bawaslu Rembang Totok Suparyanto saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya bersifat pasif dalam hal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), karena yang termohon atau tergugat dalam hal ini adalah KPU. Namun pihaknya sudah jauh-jauh hari mempersiapkan dokumen yang diperlukan saat sidang di MK nantinya.

“jika data pengawasan kami sudah siap sejak jauh hari Mas, tinggal nunggu harinya (sidang) kapan,” pungkas pria berkacamata ini.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan