Dua Orang Tewas Akibat Kecelakaan Karambol di Pantura Punjulharjo

Selasa, 9 Oktober 2018 | 19:43 WIB

Kondisi mobil avanza rusak parah pada bagian depan sebelah kanan, usai terlibat kecelakaan maut di Jalur Pantura Rembang masuk Desa Punjulharjo atau sebelah timur gapura desa setempat, pada Senin (8/10/2018) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Pada bodi mobil itu terdapat tulisan “OCITO, Laboratorium Klinik Cabang Indraprasta”. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 
REMBANG, mataairradio.com – Kecelakaan lalu lintas karambol antara satu unit Toyota Avanza dan Truk Tronton serta Bus PO Dj Holidays di Jalur Pantura masuk Desa Punjulharjon Kecamatan Rembang menewaskan dua orang korban jiwa, pada Senin (8/10/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Roy Irawan menjelaskan, peristiwa bermula ketika mobil avanza dengan nomor polisi H-8821-MA berjalan dari arah timur ke barat, searah di depannya berjalan sebuah Bus PO Dj Holidays.

Saat sampai di tempat kejadian, avanza yang dikemudikan oleh Tri Winarno (39) Warga RT 5 RW 8 Kelurahan Ngesrep Bayumanik-Semarang tersebut mendahului bus dari sebelah kiri dengan kecepatan tinggi.

Kemudian, ketika sudah lepas mendahului bus yang dikendarai oleh Sudarto Warga RT 6 RW 2 Desa Kertomulyo Kecamatan Margoyoso-Pati, tiba-tiba mobil avanza tersebut oleng ke arah kanan.

“Sedangkan dari arah yang berlawanan datang sebuah truk tronton bernomor polisi L-8294-UO, sehingga karena jarak yang terlampau dekat kedua kendaraan tersebut saling menabrak.

Setelah menabrak truk tronton yang dikendarai Riyoko (50) Warga RT 2 RW 1 Desa Kauman-Tulungagung, kemudian toyota avanza terpental dan menabrak Bus PO Dj Holidays bernomor polisi AE-7767-UN yang berada dibelakangnya,” terangnya.

Roy menduga, penyebab olengnya Toyota Avanza tersebut dikarena kondisi pengemudi dalam keadaan capek dan mengantuk.

“Selain itu, tinggi antara badan jalan dengan median jalan yang tidak sama diduga turut mempengaruhi peristiwa maut tersebut,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, ada sebanyak tiga orang yang berada di dalam mini bus tersebut, dua diantaranya meninggal dunia yakni pengemudi dan seorang penumpang, sedangkan satu orang penumpang lainnya selamat.

Roy mengungkapkan, dua korban yang meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut adalah Tri Winarno (39) dan Septian Adam Maliqi (39). Masing-masing mereka adalah Warga Kelurahan Ngesrep Bayumanik-Semarang.

“Saat itu Winarno yang mengemudikan mobil dan meninggal saat akan dirujuk ke rumah sakit.

Sedangkan Septian yang duduk di bangku bagian tengah terlempar keluar dari dalam mobil dan mengalami luka serius dibagian kepala sehingga meninggal di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Roy, seorang penumpang mobil avanza lainnya Tri Hawa (27) Warga Palmbokan-Semarang selamat dari peristiwa maut tersebut.

“Tri Hawa yang duduk di sebelah kiri depan atau samping pengemudi mengalami patah tulang di bagian tangan sebelah kanan dalam kondisi sadar,” bebernya.

Ia mengungkapkan, saat proses evakuasi korban sempat mengalami kendala, karena kondisi korban yang tergencet oleh bagian depan mobil.

“Iya agak terkendala, tapi tidak berlangsung lama. Berkat bantuan dari masyarakat setempat, akhirnya korban berhasil dievakuasi,” tuturnya.

Kasat Lantas Polres Rembang mengimbau kepada para pengemudi dari luar kota yang melintasi di Wilayah Rembang supaya istirahat apabila sudah lelah  dan mengantuk.

“Karena, Jalur Pantura Rembang itu titik lelah bagi para pengemudi dari arah barat maupun arah timur,” tegasnya.

Ia menilai, untuk level jalan utama tinggkat penerangan di Jalur Pantura Rembang masih kurang maksimal.

“Apalagi padatnya jumlah kendaraan yang melintas, sehingga Jalur Pantura Rembang rawan terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

Sementara itu, pada pagi harinya Selasa (9/10/2018) kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura masuk Desa Punjulharjo kembali terjadi.

Kali ini kecelakaan terjadi di dekat lapangan sepak bola desa setempat. Beruntung kecelakaan tunggal dan tidak ada korban jiwa.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan