Dua Markas Pengepul Togel Digerebek, Satu Lolos

Rabu, 10 Februari 2016 | 18:28 WIB
Belasan ponsel berbagai merek, uang tunai, BPKP, dan kartu ATM yang diamankan polisi saat menggerebek sebuah rumah yang dipakai untuk pengepul judi togel dengan tersangka Joko Nurtanto, warga Grobogan. (Foto: Sub-Bagian Humas Polres Rembang)

Belasan ponsel berbagai merek, uang tunai, BPKP, dan kartu ATM yang diamankan polisi saat menggerebek sebuah rumah yang dipakai untuk pengepul judi togel dengan tersangka Joko Nurtanto, warga Grobogan. (Foto: Sub-Bagian Humas Polres Rembang)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dua markas pengepul togel digerebek oleh petugas dari Kepolisian Resor Rembang, Selasa (9/2/2016) malam.

Dari markas yang digerebek pertama, terduga pengepul togel kabur, tetapi dari markas kedua di lain tempat, satu tersangka berhasil dibekuk.

Kasubbag Humas Polres Rembang AKP Haryanto mengungkapkan, polisi awalnya menggerebek rumah kontrakan milik Hadi warga Pamotan yang diduga menjadi tempat mengepul togel.

“Dari tempat ini, tim yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Johan Setiajid hanya berhasil mengamankan antara lain 1 sepeda motor, 1 plastik kresek berisi kupon togel HK dan SGP, 1 unit kalkulator, dan 1 bendel rekap togel,” bebernya kepada reporter mataairradio.

Namun setelah bergerak menggerebek rumah kontrakan milik Tony warga Desa Kabongan Kidul Kecamatan Rembang, polisi berhasil menangkap seorang tersangka bernama Joko Nurtanto warga Grobogan.

“Yang dari Kabongan Kidul, kita amankan satu tersangka inisial Jk, beserta barang bukti di antaranya uang tunai Rp29 juta, 2 BPKP sepeda motor, 11 ponsel berbagai merek, 25 kardus kupon togel HK dan SGP, 4 kalkulator, dan 3 buah tas ransel,” sambungnya mengungkapkan.

Sampai dengan Kamis (10/2/2016) siang, polisi masih mengorek keterangan dari tersangka Joko di Mapolres Rembang. Penyidik juga mencecar Joko soal kemungkinan keterlibatannya dengan H, warga Tambirejo-Toroh, Grobogan; pengepul togel yang ditangkap di SPBU Kiringan, 26 Januari lalu.

Menurut Kasubbag Humas, mengingat nilai barang bukti uang toto gelap yang tembus puluhan juta rupiah, polisi akan mengorek pula soal bandar besar togel di Rembang.

“Penyidik masih memeriksa secara intensif Jk. Pasti kita korek soal siapa bandarnya,” tegasnya.

Untuk kepentingan pemeriksaan, Joko ditahan di Mapolres Rembang. Yang bersangkutan dijerat Pasal 303 KUHP yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Sementara terhadap terduga pengepul yang kabur dari penggerebekan di Desa Pamotan itu, polisi kini masih memburunya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Rembang Frida Iriani mengapresiasi kinerja polres setempat dalam memberantas judi togel. Ia mengaku ikut resah jika perjudian kian marak.

“Namun polisi jangan sampai tebang pilih dalam memberantas tindak perjudian. Giatkan operasi dan masyarakat bisa memberi informasi ke polisi,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan