Draf Rekomendasi Pansus Dikonsultasikan ke Menteri Jonan

Sabtu, 29 Agustus 2015 | 17:38 WIB
Ketua Pansus DPRD yang membahas Pelabuhan Tanjung Bonang Puji Santoso dalam sebuah perbincangan dengan reporter mataairradio. (Foto: mataairradio.com)

Ketua Pansus DPRD yang membahas Pelabuhan Tanjung Bonang Puji Santoso dalam sebuah perbincangan dengan reporter mataairradio. (Foto: mataairradio.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Draf rekomendasi Pansus DPRD Rembang terkait polemik Pelabuhan Tanjung Bonang akan dikonsultasikan ke Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan. Konsultasi itu terkait kebijakan yang dianggap kontradiktif mengenai ketentuan penerbitan izin pengelolaan pelabuhan.

Ketua Pansus Tanjung Bonang Puji Santoso, Sabtu (29/8/2015) mengungkapkan, undang-undang kepelabuhan mengatur izin pengelolaan dan izin BUP atau badan usaha pelabuhan menjadi urusan Menteri Perhubungan. Tetapi ada ketentuan lain yang mengatur, untuk pelabuhan regional cukup izin Gubernur.

“Tetapi kalau (izin pengelolaan dan BUP) boleh dari Gubernur, ada informasi; belum ada satu pun gubernur yang mengeluarkan izin semacam itu,” ungkap Puji ketika dihubungi mataairradio.

Menurut Puji, draf rekomendasi terkait polemik Tanjung Bonang, juga akan dikonsultasikan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah. Konsultasi ini menyangkut antara lain adakah pajak reklamasi yang belum terbayar dan pajak bumi bangunan yang diindikasikan tumpang tindih.

Selain itu, kemungkinan tercampurnya anggaran dari daerah dan negara dengan dana swasta di pembangunan pelabuhan itu, juga akan dikonsultasikan ke BPK secara simultan dengan konsultasi ke Gubernur dan Menteri Perhubungan.

“Hasil konsultasi ke Gubernur, Menteri Perhubungan, dan BPK, akan dituangkan dalam risalah untuk di-paripurnakan,” tandasnya.

Puji menegaskan, pihaknya tidak bisa mengira-ngira apa saja kemungkinan rekomendasi bagi para investor yang saling berselisih di Tanjung Bonang. Ia juga tak mau membuka secara rinci isi draf itu kepada publik dengan alasan masih bersifat internal sehingga belum saatnya.

Tetapi konsultasi ke setidaknya tiga pihak tersebut, akan mulai dilakukan pada pekan depan. Tentang target terbitnya rekomendasi, dia tidak memastikan. Hanya Puji berharap sudah akan beres dalam bulan September nanti.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan